--

Menghimpun seluruh berita, tulisan, jurnal bernuansa agama yang dapat menyatukan ummat

Dua Pelaksana Kemenag Kota Parepare Naik Kelas, Resmi Jadi Pejabat Kemenhaj


 

Parepare, (Kemenag Parepare) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Parepare kembali mencatat momentum penting dalam penguatan tata kelola pelayanan. Pejabat Administrator dan Pengawas resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada Rabu, 31 Desember 2025, melalui prosesi daring yang berlangsung khidmat dari Aula PLHUT Kota Parepare, pukul 10.10 WIB atau 11.10 WITA.

Dalam pelantikan tersebut, Muhammad Jawwad secara resmi dilantik sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha, sementara Rukman dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Seksi Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji. Keduanya sebelumnya merupakan pelaksana pada Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, sehingga telah memiliki pengalaman langsung dan pemahaman mendalam terkait dinamika pelayanan haji dan umrah di Kota Parepare.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) secara daring, dengan pengambilan sumpah jabatan dipandu oleh H. Syahruddin Sainur, Kepala KUA Kecamatan Bacukiki Barat, yang bertindak sebagai rohaniawan pelantikan. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, penuh kekhidmatan, dan sarat nilai spiritual.

Pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pejabat Kanwil Kementerian Haji dan Umrah, para undangan, serta keluarga pejabat yang dilantik. Turut hadir secara langsung di Aula PLHUT Kota Parepare antara lain H. La Jami selaku Kepala Kantor Kemenhaj Kota Parepare; Kepala Subbagian TU Kantor Kemenag Kota Parepare, H. Syaiful Mahsan; Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Parepare, H. Hasan Basri; Kasi PD Pontren Kemenag Kota Parepare, H. Muh. Hasyim Usman; dan Koordinator Pengawas Kemenag Kota Parepare, Hj. Hasnani.


Dalam sambutannya, Menteri Haji dan Umrah RI menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya berharap pejabat yang baru dilantik mampu bekerja profesional, menjunjung tinggi integritas, serta berkomitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah yang semakin prima, transparan, dan berorientasi pada jemaah,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Kota Parepare, H. La Jami menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.

“Selamat kepada Bapak Muhammad Jawwad dan Bapak Rukman. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, menjadi energi baru bagi penguatan layanan haji dan umrah di Kota Parepare, serta membawa keberkahan bagi institusi dan umat,”ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Jawwad menyampaikan pernyataan yang menggugah dan penuh makna.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi panggilan tanggung jawab. Kami berkomitmen menjadikan pelayanan sebagai ibadah, bekerja dengan hati, dan menghadirkan tata kelola yang tertib, akuntabel, serta berpihak pada jamaah. InsyaAllah, amanah ini akan kami jaga dengan kerja nyata dan kolaborasi,” ungkapnya.

Pelantikan Muhammad Jawwad dan Rukman ini juga menjadi kelanjutan dari pelantikan besar-besaran pejabat struktural Kementerian Haji dan Umrah (Eselon II–IV) yang sebelumnya dilaksanakan secara serentak dan hibrid pada Jumat, 28 November 2025, dipimpin langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, termasuk pelantikan H. Jami sebagai Kepala Kantor Kemenhaj Kota Parepare.

Dengan pelantikan ini, diharapkan roda organisasi Kemenhaj Kota Parepare semakin solid, profesional, dan siap menjawab tantangan pelayanan haji dan umrah ke depan, menguatkan amanah, meneguhkan integritas, dan menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.(Jwd/Wn)

Share:

Submit dengan Nilai 92,67, Tim ZI Kantor Kemenag Kota Parepare Harap Lolos Tahap Selanjutnya

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Tim Zona Integritas (ZI) Kantor Kementerian Agama Kota Parepare melaksanakan submit Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) dengan capaian nilai 92,67. Kegiatan submit tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Kementerian Agama Kota Parepare pada Selasa, 30 Desember 2025.

Submit PMPZI ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Proses penilaian mandiri dilakukan secara menyeluruh terhadap pemenuhan indikator pembangunan Zona Integritas.

Kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Irfan Daming, bersama Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Syaiful Mahsan, sebagai bentuk dukungan dan penguatan terhadap kinerja Tim Zona Integritas.

Dengan capaian nilai tersebut, Kantor Kementerian Agama Kota Parepare berharap dapat lolos ke tahap penilaian selanjutnya, serta semakin memperkuat langkah menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Seluruh jajaran Kemenag Kota Parepare berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.(MZ/Wn)

Share:

PKB MGMP MTs dan KKMA Resmi Dibuka, Kakanwil Kemenag Sulsel Tekankan Kurikulum Cinta

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Pelatihan Kinerja Berkelanjutan (PKB) yang diselenggarakan oleh dua kelompok kerja madrasah, yakni Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MTs Kota Parepare dan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA), resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafied, secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (30/12/2025).

Kedua kelompok kerja tersebut menerima bantuan dana pemberdayaan dari Kementerian Agama sebagai bentuk dukungan peningkatan mutu dan profesionalisme guru serta kepala madrasah. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Perpustakaan IAIN Parepare Lantai 5 dan diikuti puluhan guru madrasah tingkat tsanawiyah se-Kota Parepare serta puluhan kepala madrasah dari Kota Parepare, Kabupaten Pangkep, dan Kabupaten Barru yang tergabung dalam KKMA.

Acara diawali dengan penyematan tanda peserta, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulsel, H. Wahyuddin Hakim. Dalam sambutannya, ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru madrasah.

“Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya sehingga melahirkan output yang nyata. Ini juga merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Agama dalam mendukung Asta Protas,” ujarnya.

Sementara itu, H. Ali Yafied dalam sambutannya menekankan pentingnya implementasi Kurikulum Cinta di lingkungan madrasah.

“Kurikulum Cinta memberikan warna tersendiri melalui keteladanan, budaya bersih, dan kepedulian. Semua itu harus disponsori oleh pemimpin. Kami mendukung seluruh warga Kementerian Agama, khususnya di Sulawesi Selatan, untuk terus berkarya, menjaga kekompakan, kebersamaan, dan saling mengasihi demi kemajuan bersama,” ungkapnya.

Pada sesi terakhir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Irfan Daming, menyampaikan materi inspiratif dengan gaya santai dan lugas. Ia membahas pengembangan kompetensi manajerial bagi kepala madrasah serta penguatan kompetensi kepribadian dan sosial bagi guru madrasah.

Ia mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan peran mereka sebagai teladan bagi peserta didik, pentingnya komunikasi efektif, serta membangun lingkungan madrasah yang kondusif dan inklusif.

“Kita semua adalah pejuang pendidikan melalui madrasah masing-masing dengan satu tujuan, yaitu melahirkan peserta didik yang berkarakter dan berilmu. Itu hanya bisa terwujud jika kita bekerja sama,” tegasnya.

Di sisi lain, Siti Amirah Rasyid, selaku Ketua MGMP MTs Kota Parepare, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.

“Kami memastikan bahwa bantuan dana ini akan digunakan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku,” ujarnya.

Semangat dan antusiasme peserta hingga akhir kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan PKB sangat dibutuhkan sebagai sarana peningkatan pengetahuan, keahlian, dan keterampilan guru serta kepala madrasah dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.(Rs/Wn)

 

 

 

 

 

Share:

Kolaborasi MGMP MTs dan KKMA Gelar PKB di Parepare, Edukasi Anti-Cyberbullying Jadi Pembuka

 



Parepare, (Kemenag Parepare) – Kolaborasi apik antara dua kelompok kerja madrasah, yakni Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MTs Kota Parepare dan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) yang meliputi Kota Parepare, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Pangkep, menggelar Pelatihan Kinerja Berkelanjutan (PKB) yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Lantai 5 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare pada Selasa, 30 Desember 2025.

Pembukaan PKB diawali dengan materi edukasi anti-cyberbullying sebagai sesi utama, menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan belajar madrasah yang aman, nyaman, dan mendukung kesehatan mental peserta didik di era digital.

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat ini diikuti oleh para kepala Madrasah Aliyah yang tergabung dalam KKMA serta guru-guru Madrasah Tsanawiyah se-Kota Parepare yang tergabung dalam MGMP MTs. Sesi pembuka difokuskan pada ancaman cyberbullying yang kini menjadi isu krusial di tengah pesatnya penggunaan teknologi informasi di kalangan pelajar.

Narasumber, Emilia Mustari, dosen Psikologi IAIN Parepare, memaparkan secara komprehensif mengenai upaya menangkal cyberbullying di lingkungan madrasah. Ia menyoroti dampak negatif bullying daring terhadap perkembangan remaja, seperti depresi, isolasi sosial, hingga penurunan prestasi akademik yang berujung pada terganggunya kesehatan mental siswa.


Lebih lanjut, Emilia menjelaskan salah satu strategi efektif dalam mencegah cyberbullying yakni penerapan Kurikulum Cinta.

“Salah satu strategi efektif dalam mencegah cyberbullying adalah melalui penerapan Kurikulum Cinta di madrasah, antara lain dengan mengintegrasikan nilai-nilai cinta, empati, dan kepedulian dalam pembelajaran, melaksanakan kegiatan yang membangun empati siswa melalui diskusi, role-play, serta kegiatan sosial, dan memperkuat budaya komunitas melalui kegiatan amal serta kampanye anti-bullying,”jelasnya.

Dialog interaktif yang berlangsung menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi dan ketertarikan untuk mendalami materi lebih lanjut. Salah seorang peserta, Siti Nurjannah, guru MTs, mengaku sangat senang dapat mengikuti pelatihan ini karena memberikan wawasan baru terkait cyberbullying.

“Guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mencegah dan menangani cyberbullying di madrasah,”ujarnya.

Sementara itu, Siti Amirah Rasyid, Ketua MGMP MTs Kota Parepare, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta atas antusiasme dan partisipasi aktif dalam kegiatan pembukaan PKB. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia atas kerja sama yang solid sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Di sisi lain, Ketua KKMA Kota Parepare, Hj. Darna Daming, menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang transfer ilmu, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi dan penguatan kolaborasi antarpendidik, baik guru maupun kepala madrasah, demi peningkatan kualitas pendidikan madrasah ke depan.(Rs/Wn)

Share:

Kasubbag TU Kemenag Parepare Lepas Mahasiswa IAIN Parepare Usai Tuntaskan Program MBKM

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Parepare secara resmi melepas mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare yang telah menyelesaikan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pelepasan berlangsung di Kantor Kemenag Kota Parepare setelah mahasiswa tersebut menuntaskan kegiatan magang selama tiga bulan.

Dalam sambutannya, Kasubbag TU, H. Syaiful Mahsan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa IAIN Parepare atas kontribusi dan bantuannya selama menjalani program magang di lingkungan Kantor Kemenag Kota Parepare.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan program MBKM. Semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga dan memberi kesan baik selama berada di Kantor Kemenag Kota Parepare,” ujarnya, Senin, 29 Desember 2025.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAIN Parepare, Nurleli Ramli menyampaikan rasa syukur atas selesainya program MBKM oleh mahasiswa bimbingannya. Ia menjelaskan bahwa meskipun awalnya program diikuti oleh tiga mahasiswa, namun di akhir kegiatan hanya dua mahasiswa yang berhasil menyelesaikan program secara penuh.

Menurutnya, melalui program magang MBKM ini, mahasiswa benar-benar mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, khususnya pada mata kuliah yang berkaitan dengan kearsipan, manajemen, serta media dan informasi. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pemahaman langsung terkait manajemen madrasah di Kota Parepare serta isu kesejahteraan guru madrasah.

Nurleli Ramli menambahkan bahwa Program MBKM merupakan salah satu pilihan pembelajaran bagi mahasiswa, baik melalui perkuliahan di kampus maupun dengan terjun langsung ke lapangan melalui kegiatan magang, sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja mahasiswa.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kota Parepare atas kesediaan dan dukungan dalam menerima serta membimbing mahasiswa IAIN Parepare selama pelaksanaan program MBKM.

Kegiatan pelepasan mahasiswa MBKM ini turut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI), Koordinator Kepegawaian, staf Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Pontren), serta Humas Kemenag Kota Parepare.(Ikhsan/Wn)



Share:

Perkuat Harmoni Umat, Kakan Kemenag Parepare Hadiri Jalan Sehat Kerukunan di Sidrap

 


Sidrap, (Kemenag Parepare) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Parepare, H. Irfan Daming, menghadiri kegiatan Jalan Sehat Kerukunan yang digelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Ahad, 28 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama tingkat Kabupaten Sidrap. Jalan sehat tersebut dilepas secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, bersama Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, didampingi jajaran Forkopimda.

Ribuan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang mengambil rute start dari Taman Usman Isa dan berakhir di Pelataran Monumen Ganggawa, Pangkajene. Peserta tidak hanya berasal dari jajaran Kemenag Kabupaten Sidrap, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, mencerminkan semangat kebersamaan dan persatuan lintas unsur.

Dalam sambutannya sebelum melepas peserta, Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di Indonesia.

“Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar dalam merawat harmoni dan kerukunan umat beragama. Kegiatan Jalan Sehat Kerukunan ini menjadi simbol kuat kebersamaan, persaudaraan, dan persatuan lintas elemen,” ujarnya.

Kehadiran Bupati Sidrap bersama jajaran Forkopimda turut memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah.

“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung seluruh program Kementerian Agama Kabupaten Sidrap. Kami siap berkolaborasi dalam menjaga kerukunan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis,” ungkap Bupati Sidrap.

Senada dengan hal tersebut, Kakan Kemenag Parepare, H. Irfan Daming, menegaskan bahwa kehadiran Kementerian Agama di setiap daerah memiliki peran penting dalam menciptakan suasana damai dan rukun di tengah masyarakat.

“Kementerian Agama menaungi seluruh agama. Oleh karena itu, Kementerian Agama harus terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan harmonis,” tuturnya.

Kehadiran Kakan Kemenag Parepare dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan, solidaritas, dan persaudaraan antarjajaran Kementerian Agama, khususnya dengan Kemenag Kabupaten Sidrap, dalam menguatkan komitmen menjaga kerukunan umat beragama. (Wn)

 

Share:

Tak Pandang Libur, Seksi PD Pontren Kemenag Parepare Pilih Lembur

 


PAREPARE, (Kemenag Parepare) - Cuti bersama setelah Hari Raya Natal 2025 menjadi momen untuk menikmati liburan bersama keluarga, namun hal lain yang diperlihatkan pegawai seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare.

Pegawai seksi PD Pontren masih setia menunggu berkas para guru mengaji yang terdaftar namanya untuk diajukan memperoleh Bantuan Subsidi Upah (BSU) Kemenag, Jum'at (26/12/2025).

BSU Kemenag merupakan bantuan tunai yang diberikan khusus kepada guru non-ASN di bawah naungan Kementerian Agama. Program ini berbeda dengan BSU milik Kementerian Ketenagakerjaan, baik dari sisi sasaran maupun sumber anggaran.

Tujuan utamanya adalah menjaga kesejahteraan guru non-ASN agar tetap fokus menjalankan tugas pendidikan.

Selain menunggu berkas untuk pemenuhan BSU Kemenag, staff seksi PD Pontren juga secara langsung menginput agar pengajuan masuk ditingkat Kemenag Provinsi.

HM. Hasyim Usman selaku Kepala Seksi PD Pontren menyampaikan sebanyak 26 berkas yang telah masuk dan akan diajukan.

"Alhamdulillah, sebanyak 26 berkas sudah terkumpul, staff kami sudah menginput datanya untuk pengajuan BSU Kemenag, semoga lolos semuanya, Amin," pungkas H. Hasyim

Sejak informasi terkait BSU Kemenag disebarkan, pegawai Seksi PD Pontren memilih untuk lembur guna menunggu berkas-berkas yang masuk, mengingat hari terakhir pengumpulan berkas adalah pada Jumat, 26 Desember, agar proses pengajuan dapat berjalan secara maksimal.


Share:

Sambut Nataru 2025–2026, Masjid Terapung BJ Habibie Parepare Jadi Favorit Persinggahan Pemudik


Parepare, (Kemenag Parepare) - Masjid Terapung BJ Habibie di Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan, terus menjadi magnet wisata religi sekaligus pusat peribadatan yang membanggakan. Berlokasi di kawasan Pantai Mattirotasi, masjid yang berdiri megah di atas laut dengan 300 pancangan tiang ini diresmikan pada tahun 2022-2023 dan didedikasikan untuk Presiden ke-3 Republik Indonesia, Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie.

Masjid yang berada di Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare ini memiliki arsitektur khas Timur Tengah dengan menara setinggi 83 meter yang menjulang anggun di tepi laut. Pemandangan laut lepas serta ombak yang berkejaran menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah dan wisatawan yang berkunjung.

Letaknya yang strategis di jalur transportasi utama Sulawesi menjadikan Masjid Terapung BJ Habibie sebagai titik persinggahan favorit bagi para musafir. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga lokasi beristirahat dan berwisata religi yang ramah anak, ramah difabel, serta ramah pemudik, khususnya menjelang libur akhir tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026.

Selain berfungsi sebagai pusat ibadah, masjid ini berkembang menjadi kawasan wisata religi yang hidup. Jemaah dan pengunjung dari berbagai daerah, baik yang melintasi jalur Makassar menuju Pinrang, Polewali Mandar, Mamuju, Sidrap, Wajo, Bone, Palopo, hingga Luwu Raya, kerap singgah untuk menunaikan salat, beristirahat, menikmati panorama kota, serta mencicipi aneka kuliner. Kawasan masjid juga dilengkapi dengan los, kios, dan toko kuliner wisata religi yang setiap hari ramai pengunjung.

Pemberdayaan masjid yang berdampak luas ini sejalan dengan Asta Protas Menteri Agama Republik Indonesia, sekaligus menjadi bukti nyata toleransi dan kerukunan umat beragama di Kota Parepare yang majemuk. Atas dasar itulah, Masjid Terapung BJ Habibie ditetapkan sebagai “Masjid Ramah Pemudik” dan dibuka selama 24 jam untuk melayani jemaah dan masyarakat umum.

Menjelang Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, masjid ini menjadi salah satu destinasi pilihan masyarakat, baik warga Parepare maupun pendatang dari luar daerah, untuk menikmati libur panjang dengan nuansa religi. Mereka singgah untuk beribadah, beristirahat, menikmati kuliner, lalu melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan masing-masing. Sebuah praktik nyata konsep Masjid Ramah Pemudik yang digaungkan Kementerian Agama RI.

Dalam upaya memakmurkan masjid dan meningkatkan religiusitas masyarakat, Kementerian Agama Kota Parepare terus menjalin kolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah Kota Parepare. Salah satu wujudnya adalah program pembinaan dan bimbingan pengetahuan agama Islam bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas IX, yang dilaksanakan selama tiga hari dua malam melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare.

Program ini bertujuan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap masjid, membiasakan ibadah, menghormati orang tua dan guru, serta meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Tidak hanya bagi pelajar, ASN dan pejabat Pemerintah Kota Parepare juga diimbau oleh Wali Kota Parepare untuk aktif mengikuti Safari Dakwah Pemerintah Daerah yang rutin dilaksanakan selama tiga hingga empat pekan.

Seluruh program tersebut dilaksanakan melalui sinergi Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah dengan tujuan besar mewujudkan masyarakat Kota Parepare yang terbaik, sejahtera, dan maju. Terbaik dalam pengamalan ibadah dan kecintaan terhadap masjid, sejahtera melalui keberkahan doa dan usaha masyarakat yang beriman dan bertakwa, serta maju dalam penguatan ekonomi, budaya, sosial, hukum, dan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an.

Dengan peran strategisnya, Masjid Terapung BJ Habibie tidak hanya menjadi ikon wisata religi, tetapi juga simbol persatuan, toleransi, dan kemajuan spiritual masyarakat Kota Parepare.(Hasan/Wn)

Share:

Energi Semangat Insan MAN 2 Kota Parepare dalam Gerak Jalan Kerukunan

 



Parepare, (Kemenag Parepare) - Barisan depan, 'Alena Drumline' diikuti Peserta Didik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan merupakan simbol Insan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare tersebut dalam Gerak Jalan Kerukunan yang dilaksanakan pada Selasa, 23 Desember 2025.

Energi semangat ratusan insan MAN 2 Kota Parepare yang dikomandoi oleh Hj. Darna Daming selaku Kepala Madrasah berjalan berbarengan dengan barisan dari berbagai madrasah, umat beragama maupun organisasi keagamaan menjadi bukti kerukunan dan sinergi demi Indonesia damai dan maju.

Ditemui oleh tim redaksi di samping panggung kehormatan usai berjalan, ia membenarkan bahwa dentuman lantunan lagu 'Mars MAN 2 Kota Parepare' dan seruan lagu-lagu lainnya yang diiringi derap langkah kaki ratusan insan MAN 2 Kota Parepare bersesuaian dengan tema 'Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju'.

"Sebagaimana laporan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Parepare, H. Irfan Daming yang dipertegas oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid bahwa jalan kerukunan ini adalah suatu wujud nyata 'Asta Protas Kemenag', kerukunan umat beragama berbasis kemanusiaan. 

Begitu pula sambutan Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid yang juga memberikan penekanan dan dukungan pentingnya kerukunan umat beragama demi harmoni kemajuan Kota Parepare. Sekaligus, menepis persepsi orang, kita intoleran padahal warga masyarakat Kota Parepare justru merasakan toleransi dan kerukunan umat beragama. Semua inilah peran strategis Kemenag untuk terus memberikan edukasi positif," demikian Hj. Darna Daming membenarkan dengan mengutip pernyataan tiga pemimpin tersebut.

Untuk diketahui, barisan gerak jalan kerukunan yang start kemudian finis di Lapangan Andi Makkasau dengan jarak tempuh sekitar 2,5 km ini menjadi rangkaian kegiatan Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag Tingkat Kota Parepare. (Adi)

Share:

MAN 1 Kota Parepare Semarakkan Gerak Jalan Kerukunan HAB ke-80 Kemenag RI


Parepare, (Kemenag Parepare) - MAN 1 Kota Parepare turut ambil bagian dalam Gerak Jalan Kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kota Parepare yang digelar di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Selasa, 23 Desember 2025.

Ratusan peserta yang memadati lapangan tidak hanya dari keluarga besar Kemenag Kota Parepare, tetapi dari berbagai kalangan dan perwakilan sejumlah agama di Kota Parepare. Hal tersebut menjadi indikator kerukunan umat beragama di Kota Parepare yang terjaga dengan baik.

Pertunjukan Barongsai yang identik dengan Agama Khonghucu yang hadir di awal acara menjadi pelengkap suasana rukun di tengah keanekaragaman ratusan peserta gerak jalan kerukunan.

Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid dalam sambutannya sebelum melepas acara, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini yang ia sebut sebagai potret bagaimana masyarakat Kota Parepare hidup rukun.

“Saya tidak meragukan kerukunan umat beragama di Kota Parepare ini karena kegiatan ini menjadi barometer bagaimana kerukunan umat beragama terjalin dengan baik.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah perwakilan umat beragama yang ada di Kota Parepare dan semua ikut berpartisipasi memeriahkan dan menyukseskan kegiatan ini,”ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, juga memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa kerukunan merupakan modal utama dalam mewujudkan kemajuan daerah yang inklusif.

“Atas nama Pemerintah Kota Parepare, saya mengapresiasi Kemenag Kota Parepare. Kegiatan ini penting untuk memperkuat persatuan, apalagi Parepare pernah disebut kota intoleran, padahal masyarakat tidak merasakan hal tersebut,” ungkapnya.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, menyampaikan bahwa keterlibatan MAN 1 Kota Parepare merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam menanamkan nilai moderasi beragama kepada peserta didik.

“Kami ingin peserta didik MAN 1 Kota Parepare tumbuh dengan semangat toleransi dan persaudaraan. Gerak Jalan Kerukunan ini menjadi pembelajaran nyata tentang pentingnya hidup rukun dalam keberagaman,” ujar Rusman Madina.

Partisipasi MAN 1 Kota Parepare dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menanamkan nilai moderasi beragama, toleransi, dan persatuan kepada seluruh warga madrasah, sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia.(Akbar/Wn)

Share:

MTs DDI Labukkang Parepare Tunjukkan Semangat Kebersamaan dalam Gerak Jalan Kerukunan HAB ke-80

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Semangat kebersamaan dan toleransi warga MTs DDI Labukkang Kota Parepare tampak nyata dalam kegiatan Gerak Jalan Kerukunan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Parepare ini dipusatkan di Lapangan Andi Makkasau dan diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari jajaran Kemenag, organisasi profesi guru, tokoh agama, lembaga pendidikan, peserta didik madrasah, hingga masyarakat umum termasuk para wali siswa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare beserta jajarannya, Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafied.

Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai persatuan. Sepanjang rute jalan santai, suasana hangat dan penuh keakraban terasa sejak titik start hingga garis finish, mencerminkan semangat kerukunan.

Semangat kebersamaan juga nampak terlihat dalam barisan MTs DDI Labukkang, para pendidik dan tenaga kependidikan bergabung dengan para siswa antusias berjalan hingga garis.

Salah seorang siswa MTs DDI Labukkang, Muhammad Afrizal, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Selain berolahraga, kita juga bisa bersilaturahmi dengan teman-teman dari madrasah lain,” ujarnya penuh semangat.

Hal senada disampaikan oleh Eva Basri, salah seorang wali siswa yang turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Gerak jalan ini menjadi sarana efektif untuk menjalin silaturahmi, mempererat hubungan emosional, sekaligus menyehatkan dan menyenangkan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,” harapnya.

Kepala MTs DDI Labukkang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta. Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan semangat kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi di antara warga madrasah,” ungkapnya.

Usai menempuh rute jalan santai, acara ditutup dengan pengundian doorprize dan pembagian hadiah lomba. Para peserta juga disuguhi aneka makanan tradisional seperti ubi rebus, jagung rebus, dan kacang rebus, menambah keakraban dan kebersamaan di akhir kegiatan.

Melalui partisipasi aktif MTs DDI Labukkang, Gerak Jalan Kerukunan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah memperkuat nilai persatuan, toleransi, dan sinergi demi Indonesia yang damai dan maju.(Rs/Wn)

Share:

Semarak HAB ke-80 Kemenag, MI DDI Kampung Baru Meriahkan Gerak Jalan Kerukunan di Parepare

 


Parepare, (Kemenag Parepare) — Madrasah Ibtidaiyah (MI) DDI Kampung Baru turut ambil bagian dalam kegiatan Gerak Jalan Kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tingkat Kota Parepare. Kegiatan ini digelar di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Selasa, 23 Desember 2025.

Gerak Jalan Kerukunan tersebut diikuti oleh keluarga besar Kementerian Agama Kota Parepare bersama peserta lintas agama, mencerminkan semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan dalam keberagaman. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menjadikan kegiatan ini berlangsung semarak dan penuh nuansa kekeluargaan.

MI DDI Kampung Baru mengikutsertakan kepala madrasah, dewan guru, serta para siswa yang tampil penuh semangat dan tertib sepanjang rute gerak jalan. Partisipasi aktif ini menjadi bentuk dukungan nyata madrasah terhadap program Kementerian Agama, sekaligus sarana edukatif bagi peserta didik untuk menanamkan nilai-nilai kerukunan, disiplin, dan cinta tanah air sejak dini.

Kepala MI DDI Kampung Baru, Nurhana, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam pembentukan karakter siswa.

“Kegiatan Gerak Jalan Kerukunan ini sangat positif dalam membangun karakter peserta didik, khususnya dalam menumbuhkan sikap saling menghargai dan kebersamaan dalam keberagaman. Momentum Hari Amal Bakti ke-80 ini diharapkan semakin memperkuat peran madrasah dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan menjunjung tinggi nilai toleransi,” ungkapnya.

Selain sebagai ajang peringatan HAB ke-80, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antarlembaga pendidikan dan instansi di Kota Parepare. Melalui keikutsertaan dalam Gerak Jalan Kerukunan, MI DDI Kampung Baru meneguhkan komitmennya untuk terus mendukung program-program Kementerian Agama serta berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat. (MK/Wn)

Top of Form

 

Bottom of Form

 

Share:

Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani Kota Parepare 2025 Gaungkan Damai, Keadilan, dan Persatuan

 


Parepare, (Kemenag Parepare) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Irfan Daming bersama Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Syaiful Mahsan menghadiri Perayaan Natal Bersama Tahun 2025 di Gereja GDPI Bukit Zaitun pada Senin malam, 22 Desember 2025.

Kegiatan ini dihadiri seluruh jemaat gereja dari berbagai denominasi di Kota Parepare dan berlangsung dalam suasana khidmat serta penuh kebersamaan.

Wali Kota Parepare dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, sejahtera, dan berkeadilan. Ia juga menepis anggapan Parepare sebagai kota intoleran, dengan menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama selama ini terjaga dengan baik melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Perayaan Natal ini menjadi momentum memperkuat nilai kasih, keadilan, dan persaudaraan. Parepare adalah rumah bersama yang menjunjung tinggi toleransi dan saling menghormati,” ujar Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemeng) Kota Parepare, H. Irfan Daming menyampaikan pesan tentang pentingnya keberagaman sebagai kekuatan dalam menjaga persatuan.

“Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk membangun harmoni dan kerja sama demi kemajuan daerah,”ujarnya.

Ketua Forum Musyawarah Antar Gereja (Formag) Parepare, Pdt. Yosua Simamora, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan seluruh pihak dalam menyukseskan perayaan Natal Bersama tersebut. Ia berharap kegiatan ini semakin mempererat persaudaraan lintas denominasi dan lintas iman di Kota Parepare.

Laporan Ketua Panitia disampaikan oleh Pdt. Erni Montolalu, yang menjelaskan bahwa perayaan Natal bersama ini diikuti oleh seluruh jemaat gereja se-Kota Parepare sebagai wujud kebersamaan dan kesatuan umat Kristiani.

Rangkaian acara juga diisi dengan sesi relaksasi reflektif melalui penayangan video yang menggambarkan berbagai peristiwa di Indonesia, seperti bencana banjir dan kasus intoleransi. Tayangan tersebut mengajak jemaat untuk menumbuhkan empati dan kasih, termasuk kepada mereka yang tidak dapat melihat secara langsung, sebagai upaya mencegah tumbuhnya sikap intoleran di tengah masyarakat.

Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari Matius 1:21–24. Tema tersebut menegaskan makna kehadiran Natal sebagai sumber harapan, keselamatan, dan penguatan nilai kasih dalam keluarga serta kehidupan bermasyarakat.(Ikhsan/Wn)

 

Share:

DWP Kemenag Parepare Tanam Pohon, Wujudkan Ekoteologi untuk Merawat Bumi

 


Kota Parepare, (Kemenag Parepare) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kota Parepare melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan implementasi nilai ekoteologi yang digagas oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Kegiatan penanaman pohon ini berlangsung di lingkungan Kementerian Agama Kota Parepare dan melibatkan Ketua DWP Kemenag Parepare, Hj. Nuraedah beserta pengurus dan disaksikan oleh Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulsel, Hj. Saidah pada Selasa, 23 Desember 2025.

Aksi sederhana namun bermakna tersebut menjadi simbol komitmen keluarga besar Kemenag dalam menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.

Hj. Nuraedah menyampaikan bahwa ekoteologi menempatkan manusia tidak hanya sebagai pengguna alam, tetapi juga sebagai penjaga dan perawat ciptaan Tuhan. Melalui gerakan menanam pohon, DWP Kemenag Parepare ingin menanamkan kesadaran bahwa merawat lingkungan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan.

“Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata ibadah sosial. Ini sejalan dengan gagasan Menteri Agama tentang ekoteologi, di mana keimanan harus tercermin dalam kepedulian terhadap alam,” ujarnya.

Kegiatan ini lanjut Nuraedah akan menjadi salah satu program DWP Kemenag Parepare yang berkelanjutan.

“Penanaman pohon ini tidak berhenti sampai di sini, namun akan berlanjut dengan melakukan pemeliharaan dan perawatan terhadap semua tanaman,”ujarnya.

Selain memberikan manfaat ekologis seperti penghijauan dan peningkatan kualitas lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam mulai dari lingkungan terdekat.

Melalui kegiatan ini, DWP Kemenag Kota Parepare menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program Kementerian Agama yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, harmoni dengan alam, serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang ramah lingkungan.(Fikar/Wn)

Share:

Walikota Parepare Apresiasi Gerak Jalan Kerukunan Kemenag Parepare

PAREPARE, JournalisSantri.Com - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare memeriahkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 dengan menggelar Gerak Jalan Kerukunan yang penuh semangat toleransi. Acara ini berlangsung di Lapangan Andi Makkasau pada Selasa (23/12/2025), mengajak warga dari berbagai kalangan untuk mempererat silaturahmi.

Kegiatan yang mengangkat tema Umat Rukun dan Sinergi Menuju Indonesia Maju diikuti ratusan peserta dengan antusias mewakili keberagaman agama di Kota Parepare. Mereka berasal dari penganut agama Islam, Kristen, Konghucu, Budha, hingga Hindu, menunjukkan komitmen bersama dalam membangun harmoni sosial di Kota Parepare.

Sebelum melepas peserta Gerak Jalan Santai, Kakanwil Kemenag Prov. Sulawesi Selatan yang menyempatkan hadir menyampaikan kegiatan ini sesuai dengan Asta Protas Menteri Agama RI.

"Salah satu Asta Protasnya yaitu meningkatkan kerukunan umat beragama berbasis kemanusiaan, ini yang menjadi fokus utama agar umat beragama bisa saling menghargai dan menghormati tanpa memandang, suku, ras, dan agamanya," ucap H. Ali Yafied saat memberikan sambutan.

Tak ketinggalan, Walikota Parepare, H. Tasming Hamid, hadir untuk memberikan dukungan penuh. Ia menekankan pentingnya kerukunan sebagai kunci kemajuan kota, sejalan dengan visi pembangunan yang inklusif.

"Atas nama pemerintah kota mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya khususnya kepada Kemenang Kota Parepare, betul-betul menempahkan diri sesuai dengan aturan yang berlaku. Ini menjadi penting karena karena kita refleksi bahwa beberapa bulan yang lalu pare-pare ini dikatakan kota intoleran, walaupun masyarakat kota pariwara tidak merasakan seperti itu," jelas Walikota Parepare.

H. Tasming Hamid juga menceritakan semasa SD tinggal di Takkalao Kota Parepare yang kebanyakan ummat Nasrani bermukim di wilayah tersebut.

"Selain itu waktu SMP pindah di panyanya wilayah Kota Parepare, rumah saya samping gereja, saya tidak pernah mendapati orang berkelahi karena persoalan agama, sehingga waktu dicap Kota Parepare intoleran, saya sebenarnya heran kenapa bisa begini, jadi saya bilang begini, sudahlah daripada kita ribut-ribut, tidak apa-apa orang mengucap seperti apa yang penting masyarakat tidak merasakan apa yang mereka katakan," ungkap H. Tasming disertai tapuk tangan peserta.

Turut hadir menambah kemeriahan kegiatan, Kakan Kemenag Kab. Sidenreng Rappang, H. Fitriadi, Kakan Kemenag Kab. Pinrang, H. Muhammad Idris, serta Forkopimda Kota Parepare. Juga dimeriahkan dengan pertunjukan Barongsai Vihara dari Konghucu.

Secara keseluruhan, Gerak Jalan Kerukunan HAB ke-80 ini sukses membangun semangat positif, mengingatkan semua pihak bahwa keragaman justru menjadi kekuatan utama bagi kemajuan bersama.

Share:

DWP Kemenag Parepare Gelar Peringatan Hari Ibu ke-97 Dirangkaikan HUT ke-26 DWP

 



Parepare, (Kemenag Parepare) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kota Parepare menggelar kegiatan Peringatan Hari Ibu ke-97 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 DWP di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, Senin, 22 Desember 2025.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri oleh pengurus dan anggota DWP, jajaran pejabat Kementerian Agama, serta para tamu undangan. Momentum ini menjadi ajang refleksi dan apresiasi atas peran perempuan, khususnya ibu, dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Dalam sambutannya, Ketua DWP Kementerian Agama Kota Parepare, Ny. Hj. Nuraedah Irfan Daming, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat akan kemuliaan dan kekuatan doa seorang perempuan.

“Ada tiga perempuan yang paling mustajab doanya, yaitu doa ibu kepada anaknya, doa istri kepada suaminya, dan doa anak perempuan kepada kedua orang tuanya,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh peserta menjadikan momentum ini sebagai upaya meningkatkan apresiasi, penghargaan, serta dukungan terhadap sosok ibu yang senantiasa mendampingi, membimbing, dan mencurahkan kasih sayang tanpa batas. Menurutnya, mendorong kesetaraan dan saling menghargai merupakan bagian penting dari kegiatan DWP.

Ny. Hj. Nuraedah juga menekankan bahwa Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kemuliaan seorang ibu. Ibu adalah pendidik tauhid dan akhlak, madrasah pertama bagi anak-anak, serta sosok yang menanamkan nilai kejujuran, integritas, dan menjadi benteng awal dalam menangkal paham ekstremisme.

“Di tangan ibulah anak mengenal Tuhannya. Oleh karena itu, DWP harus menjadi contoh dalam melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan cerdas,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada para suami agar senantiasa menjaga dan memuliakan istri, karena doa istri adalah perisai terkuat bagi suami, dan ketulusan seorang istri adalah penguat langkah dalam pengabdian kepada keluarga dan instansi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Irfan Daming, dalam sambutannya menyampaikan pesan yang sarat makna tentang pentingnya saling memahami, menghargai, dan menyayangi pasangan dalam rumah tangga.

“Perbedaan pendapat dalam sebuah rumah tangga adalah hal yang lumrah. Ketika suami dan istri saling memahami perbedaan dan menerima kekurangan, di situlah rahmat rumah tangga akan hadir,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keindahan seorang istri tidak hanya terletak pada penampilan, tetapi pada kepribadian, ilmu, dan akhlaknya. “Seorang istri tidak hanya perlu memperhatikan keindahan fisik, namun juga kepribadian dan akhlaknya. Jika agamanya baik, maka keluarga akan terjaga,”imbuhnya.

Menurutnya, perempuan yang berpengetahuan dan aktif dalam organisasi seperti Dharma Wanita akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, cerdas, dan mampu menjadi pendamping terbaik bagi suami serta pendidik utama bagi anak-anaknya.

Olehnya itu, ia mengajak para suami untuk terus memberikan dukungan kepada istri agar aktif dalam kegiatan DWP, karena peran perempuan sangat besar dalam membangun ketahanan keluarga dan kualitas generasi masa depan.

Suasana bahagia dan penuh kehangatan semakin terasa saat momen para suami memberikan bunga kepada istri sebagai simbol cinta, penghargaan, dan rasa terima kasih atas kesetiaan serta pengabdian para perempuan yang senantiasa mendampingi dalam setiap langkah kehidupan.

Kegiatan ditutup dengan ungkapan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta, disertai harapan agar Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kota Parepare terus menjadi wadah penguatan peran perempuan dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, religius, dan berdaya.(Abul/Wn)

Share:

DWP Kemenag Kota Parepare Implementasikan Kurikulum Cinta melalui Aksi Donor Darah

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kota Parepare kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan melalui pelaksanaan kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Parepare.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kota Parepare ini diikuti oleh jajaran pengurus DWP serta pegawai di lingkungan Kemenag Kota Parepare.

Pelaksanaan donor darah ini merupakan program rutin DWP Kementerian Agama Kota Parepare khususnya Bidang Sosial Budaya yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya dalam membantu ketersediaan stok darah di PMI Kota Parepare. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

Ketua DWP Kementerian Agama Kota Parepare Ny. Hj. Nuraedah Irfan Daming yang juga merupakan istri Kepala Kantor Kemenag Kota Parepare, tidak hanya berperan sebagai penggung jawab kegiatan, namun turut menyaksikan secara langsung prosesi kegiatan donor darah.

Kehadiran dan partisipasinya tersebut menjadi bentuk keteladanan sekaligus penyemangat bagi para peserta donor darah.

Hj. Nuraedah menyebut bahwa kegiatan ini juga merupakan implementasi Kurikulum Cinta yang merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama.

“Darah yang kita donorkan dapat bermanfaat bagi sesama dan menjadi amal ibadah bagi para pendonor. Kegiatan donor darah ini tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga memiliki nilai kemanusiaan dan keagamaan, sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam menumbuhkan kepedulian dan empati terhadap masyarakat sebagai salah satu poin implementasi Kurikulum Cinta,”ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare H. Irfan Daming sebagai penasehat DWK Kota Parepare juga turut ambil bagian dalam kegiatan donor darah ini. Kehadiran pimpinan bersama jajaran pegawai menunjukkan dukungan penuh terhadap program-program sosial yang diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan.

Kegiatan donor darah kali ini menjadi semakin bermakna karena dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang jatuh pada tanggal 7 Desember lalu, serta peringatan Hari Ibu ke-97.

Momentum ini dimaknai sebagai refleksi terhadap peran strategis perempuan, khususnya anggota Dharma Wanita Persatuan, dalam mendukung pembangunan, pelayanan publik, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kota Parepare berharap dapat terus berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial, memperkuat solidaritas, serta menanamkan nilai-nilai kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, kegiatan donor darah ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program rutin organisasi.(Abul/Wn)

 

Share:

MAN 1 Parepare Evaluasi Kinerja 2025, Mantapkan Langkah Menuju Program Unggulan 2026

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Parepare melaksanakan Rapat Evaluasi Kinerja Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan penyusunan rencana kerja tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada 20–21 Desember 2025 di Lejja, Kabupaten Soppeng.

Rapat evaluasi dipimpin langsung oleh Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, dan diikuti oleh jajaran pimpinan madrasah, para wakil kepala madrasah, koordinator bidang, serta tim manajemen. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kinerja madrasah sepanjang tahun 2025 sekaligus menyusun perencanaan program kerja tahun 2026 secara terarah dan berkelanjutan.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, menegaskan bahwa evaluasi kinerja merupakan bagian penting dalam penguatan tata kelola madrasah.

“Evaluasi ini menjadi dasar untuk memperbaiki kinerja dan menyusun perencanaan yang lebih efektif guna meningkatkan mutu layanan pendidikan di madrasah,” ujarnya.

Rapat membahas enam bidang utama, yaitu kurikulum, kesiswaan, sarana dan prasarana, hubungan masyarakat (humas), keuangan dan perencanaan, serta tata usaha dan layanan. Setiap bidang menyampaikan laporan capaian kinerja tahun 2025 sekaligus memaparkan rencana kerja tahun 2026 sesuai dengan kebutuhan dan prioritas madrasah.

Bidang kurikulum dipaparkan oleh Tim Kurikulum yang dikoordinatori oleh Khadijah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, dengan Khayadi sebagai pemateri. Paparan meliputi pengembangan kurikulum, kajian capaian pembelajaran, beban mengajar guru, penyusunan jadwal pelajaran, strategi peningkatan mutu akademik, evaluasi pelaksanaan kurikulum Semester Ganjil, serta perencanaan implementasi kurikulum berbasis cinta.

Laporan bidang kesiswaan disampaikan oleh Bun’yamina Hidayati, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, yang mencakup evaluasi kegiatan kesiswaan selama satu tahun serta penyusunan program pembinaan peserta didik untuk tahun 2026.

Bidang sarana dan prasarana dilaporkan oleh Hasnawiah Rahman, Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana. Laporan meliputi evaluasi penggunaan sarana dan inventaris madrasah, identifikasi kebutuhan ruang belajar, laboratorium, TIK, dan fasilitas umum, serta perencanaan pengadaan dan pemeliharaan.

Sementara itu, laporan bidang humas disampaikan oleh A. Akbar Wahid, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, yang menyoroti pelaksanaan optimalisasi branding madrasah selama satu tahun serta rencana penguatan publikasi dan hubungan masyarakat.

Bidang keuangan dan perencanaan dilaporkan oleh Harisman, Bendahara Madrasah, yang memaparkan evaluasi realisasi anggaran tahun berjalan, rencana anggaran tahun 2026, serta penetapan prioritas pembiayaan berdasarkan rencana kerja madrasah.

Rapat evaluasi ditutup dengan laporan dari Tim Tata Usaha dan Layanan yang dikoordinatori oleh Bulkis Hakim dan diwakili oleh Khairuddin, dengan fokus pada evaluasi kinerja administrasi, penataan arsip dan dokumen kelembagaan, serta pengembangan layanan administrasi berbasis digital.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kota Parepare menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, mutu akademik, dan layanan pendidikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan pendidikan madrasah di bawah naungan Kementerian Agama.(Akbar/Wn)

Share:

Siswa MAN 2 Kota Parepare Raih Medali Emas dan Perunggu Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional

Makassar, (Kemenag Parepare) - Prestasi silih berganti, kini giliran 2 Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare meraih prestasi membanggakan di Tingkat Nasional setelah beberapa pekan lalu Guru MAN 2 Kota Parepare juga meraih anugerah kategori Guru Inovatif Tingkat Nasional. 

Muhammad Afgansyah R.,Siswa Kelas X MAN 2 Kota Parepare yang mencatatkan namanya sebagai peraih medali emas Kejuaraan Pencak Silat 'Makassar Championship IV' Tingkat Nasional kategori Tanding Kelas B Putra-Remaja. Predikat Juara 1 ini diperoleh Muhammad Afgansyah R., setelah di partai final mengalahkan pesilat dari Kabupaten Pinrang. 

Tidak hanya itu, gelaran pertandingan di GOR Sudiang, Makassar Sulawesi Selatan dan berakhir Ahad, 21 Desember 2025 ini, Ibnu Fatur Rahman yang merupakan Siswa Kelas XI MAN 2 Kota Parepare turut meraih medali perunggu Tanding Kelas D Putra-Remaja. Prestasi ini diraih setelah ia dikandaskan oleh pesilat dari Bengkulu Utara yang meraih medali perak.

Hingga berita ini diturunkan, banjir selamat dan bangga menghampiri kedua Siswa MAN 2 Kota Parepare tersebut. Keduanya pun berkomentar bahwa raihan juara ini berkat doa dan dukungan Pelatih, Pengurus IPSI, masyarakat Kota Parepare, dan Sulawesi Selatan. Terkhusus, munajat yang tiada henti dari kedua orang tua dan segenap Warga MAN 2 Kota Parepare. 

Terlebih dahulu, Hj. Darna Daming selaku Kepala MAN 2 Kota Parepare tatkala mengetahui informasi ini langsung mengonfirmasi via ponsel dan mengucapkan syukur alhamdulillah atas persembahan Prestasi Siswa MAN 2 Kota Parepare di Tingkat Nasional. 

"Syukur alhamdulillah, kami bangga dan terharu atas persembahan Prestasi Siswa MAN 2 Kota Parepare di Tingkat Nasional.  Apalagi sebelumnya, seorang Guru MAN 2 Kota Parepare juga berhasil menorehkan Prestasi Tingkat Nasional. 

Seantero, kami mengucapkan selamat karena Ananda telah mengharumkan nama MAN 2 Kota Parepare di Tingkat Nasional. Betapa tidak, kejuaraan nasional ini diikuti sekitar 2000 atlet pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia. Khusus kategori putra-remaja, sebanyak 400 atlet nasional yang ambil bagian. Ananda mampu meraih medali emas dan perunggu dari mereka. Sekali lagi, selamat dan sukses," ujar Hj. Darna Daming kepada tim redaksi. (Adi)

Share:

Itjen Ekspos Hasil Evaluasi Implementasi Asta Protas di MAN 2 Kota Parepare

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Rute evaluasi implementasi 'Asta Protas (Program Prioritas) Kementerian Agama (Kemenag)' di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare telah dilalui oleh Tim Inspektorat Jenderal (Itjen).

Dengan demikian, terpusat di aula madrasah pada Sabtu, 20 Desember 2025 tibalah saatnya Tim Itjen mengekspos hasil evaluasi implementasi 'Asta Protas Kemenag' di madrasah tersebut.

Di hadapan Kepala Madrasah, Pendidik dan Tenaga Kependidikan MAN 2 Kota Parepare, Rofi Sari Dewi selaku Pengendali Teknis mengekspos beberapa sintesis temuan, akar masalah, dan rencana tindak lanjut 4 kunci 'Asta Protas' di madrasah.

"Hasil evaluasi implementasi 'Asta Protas' di MAN 2 Kota Parepare untuk protas 1, kerukunan dan cinta kemanusiaan bobotnya 3,50. Protas 2, ekoteologi bobotnya 3,80; protas 4, pendidikan unggul, ramah, dan terintegrasi bobotnya 3,55. Sedangkan protas 8, digitalisasi tata kelola bobotnya 3,83. Skor rata-rata akhir, yakni 3,67 dengan interpretasi 'Baik (Berdampak)'," ekspos Rofi Sari Dewi disambut aplaus gemuruh dari Kepala Madrasah beserta Pendidik dan Tenaga Kependidikan MAN 2 Kota Parepare.

Berikut, Agus Salim selaku Ketua Tim mengimbuhkan bahwa meskipun 'Asta Protas' ini baru berjalan setahun dan MAN 2 Kota Parepare sudah mendapatkan interpretasi 'Baik (Berdampak)', maka jangan puas sampai di sini.

"Meskipun 'Asta Protas' ini baru berjalan setahun dan MAN 2 Kota Parepare sudah mendapatkan rata-rata akhir 3,67 dengan interpretasi 'Baik (Berdampak)', maka jangan puas sampai di sini. Olehnya itu, semua sintetis temuan dari akar masalah yang telah dibeberkan Tim Itjen harus segera dibuatkan rencana tindak lanjut untuk tetap diimplementasikan," imbuh Agus Salim penuh harap.

Akhirnya, Hj. Darna Daming selaku Kepala MAN 2 Kota Parepare berterima kasih dan memohon maaf atas segala kekurangan yang ditemui selama evaluasi berlangsung. Semoga, rekomendasi dari Tim Itjen ini bisa diperbaiki untuk tahun selanjutnya. (Adi)


Share:

Definition List

Unordered List