Parepare, (Kemenag Parepare) – Kolaborasi apik antara dua kelompok kerja madrasah, yakni Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MTs Kota Parepare dan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) yang meliputi Kota Parepare, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Pangkep, menggelar Pelatihan Kinerja Berkelanjutan (PKB) yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Lantai 5 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare pada Selasa, 30 Desember 2025.
Pembukaan PKB
diawali dengan materi edukasi anti-cyberbullying
sebagai sesi utama, menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan
belajar madrasah yang aman, nyaman, dan mendukung kesehatan mental peserta
didik di era digital.
Kegiatan yang
berlangsung penuh semangat ini diikuti oleh para kepala Madrasah Aliyah yang
tergabung dalam KKMA serta guru-guru Madrasah Tsanawiyah se-Kota Parepare yang
tergabung dalam MGMP MTs. Sesi pembuka difokuskan pada ancaman cyberbullying
yang kini menjadi isu krusial di tengah pesatnya penggunaan teknologi informasi
di kalangan pelajar.
Narasumber, Emilia Mustari, dosen Psikologi IAIN
Parepare, memaparkan secara komprehensif mengenai upaya menangkal cyberbullying
di lingkungan madrasah. Ia menyoroti dampak negatif bullying daring terhadap
perkembangan remaja, seperti depresi, isolasi sosial, hingga penurunan prestasi
akademik yang berujung pada terganggunya kesehatan mental siswa.
Lebih lanjut,
Emilia menjelaskan salah satu strategi efektif dalam mencegah cyberbullying
yakni penerapan Kurikulum Cinta.
“Salah satu
strategi efektif dalam mencegah cyberbullying adalah melalui penerapan Kurikulum Cinta di madrasah, antara
lain dengan mengintegrasikan nilai-nilai cinta, empati, dan kepedulian dalam
pembelajaran, melaksanakan kegiatan yang membangun empati siswa melalui
diskusi, role-play, serta kegiatan sosial, dan memperkuat budaya komunitas
melalui kegiatan amal serta kampanye anti-bullying,”jelasnya.
Dialog interaktif
yang berlangsung menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi dan ketertarikan
untuk mendalami materi lebih lanjut. Salah seorang peserta, Siti Nurjannah, guru MTs, mengaku
sangat senang dapat mengikuti pelatihan ini karena memberikan wawasan baru
terkait cyberbullying.
“Guru memiliki
peran strategis sebagai agen perubahan dalam mencegah dan menangani cyberbullying
di madrasah,”ujarnya.
Sementara itu, Siti Amirah Rasyid, Ketua MGMP MTs
Kota Parepare, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta
atas antusiasme dan partisipasi aktif dalam kegiatan pembukaan PKB. Ia juga
mengucapkan terima kasih kepada panitia atas kerja sama yang solid sehingga
kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Di sisi lain,
Ketua KKMA Kota Parepare, Hj. Darna
Daming, menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang
transfer ilmu, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi dan penguatan kolaborasi
antarpendidik, baik guru maupun kepala madrasah, demi peningkatan kualitas
pendidikan madrasah ke depan.(Rs/Wn)



0 comments:
Posting Komentar