Parepare, (Kemenag Parepare) - Rute evaluasi implementasi 'Asta Protas (Program Prioritas) Kementerian Agama (Kemenag)' di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare telah dilalui oleh Tim Inspektorat Jenderal (Itjen).
Dengan demikian, terpusat di aula madrasah pada Sabtu, 20
Desember 2025 tibalah saatnya Tim Itjen mengekspos hasil evaluasi implementasi
'Asta Protas Kemenag' di madrasah tersebut.
Di hadapan Kepala Madrasah, Pendidik dan Tenaga Kependidikan
MAN 2 Kota Parepare, Rofi Sari Dewi selaku Pengendali Teknis mengekspos
beberapa sintesis temuan, akar masalah, dan rencana tindak lanjut 4 kunci 'Asta
Protas' di madrasah.
"Hasil evaluasi implementasi 'Asta Protas' di MAN 2
Kota Parepare untuk protas 1, kerukunan dan cinta kemanusiaan bobotnya 3,50.
Protas 2, ekoteologi bobotnya 3,80; protas 4, pendidikan unggul, ramah, dan
terintegrasi bobotnya 3,55. Sedangkan protas 8, digitalisasi tata kelola
bobotnya 3,83. Skor rata-rata akhir, yakni 3,67 dengan interpretasi 'Baik
(Berdampak)'," ekspos Rofi Sari Dewi disambut aplaus gemuruh dari Kepala
Madrasah beserta Pendidik dan Tenaga Kependidikan MAN 2 Kota Parepare.
Berikut, Agus Salim selaku Ketua Tim mengimbuhkan bahwa
meskipun 'Asta Protas' ini baru berjalan setahun dan MAN 2 Kota Parepare sudah
mendapatkan interpretasi 'Baik (Berdampak)', maka jangan puas sampai di sini.
"Meskipun 'Asta Protas' ini baru berjalan setahun dan
MAN 2 Kota Parepare sudah mendapatkan rata-rata akhir 3,67 dengan interpretasi
'Baik (Berdampak)', maka jangan puas sampai di sini. Olehnya itu, semua
sintetis temuan dari akar masalah yang telah dibeberkan Tim Itjen harus segera
dibuatkan rencana tindak lanjut untuk tetap diimplementasikan," imbuh Agus
Salim penuh harap.
Akhirnya, Hj. Darna Daming selaku Kepala MAN 2 Kota Parepare
berterima kasih dan memohon maaf atas segala kekurangan yang ditemui selama
evaluasi berlangsung. Semoga, rekomendasi dari Tim Itjen ini bisa diperbaiki
untuk tahun selanjutnya. (Adi)

%20(1).jpeg)
0 comments:
Posting Komentar