--

Menghimpun seluruh berita, tulisan, jurnal bernuansa agama yang dapat menyatukan ummat

Wakamad Kesiswaan MAN 2 Kota Parepare: Dinamika Kehidupan Iringi Awal Pembelajaran

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Dinamika kehidupan madrasah harus mengiringi awal pembelajaran semester genap dalam memasuki awal tahun baru 2026. Ketetapan dan keteguhan hati untuk senantiasa patuh harus pula diamalkan. 

Selain itu, simbol-simbol upacara serta tatanan baris-berbaris juga digunakan dan dilaksanakan dengan kontekstual serta disiplin. 

Pembuatan akun bagi Siswa Kelas XII yang akan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur bebas tes juga menjadi ketegasan sekaligus peringatan.

Demikianlah isi amanat yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare, Irham tatkala bertindak selaku Pembina Upacara pada Senin, 12 Januari 2026.

"Dalam memasuki awal tahun baru 2026, dinamika kehidupan Ananda harus mengiringi awal pembelajaran semester genap T.P. 2025/2026 di madrasah. Simbol-simbol upacara serta tatanan baris-berbaris juga sebaiknya digunakan dan dilaksanakan dengan kontekstual serta disiplin. 

Terkhusus bagi siswa kelas XII, berpatokan pada jadwal, insya Allah besok semua harus siap dalam pembuatan akun. Terutama kepada Ananda yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke PTN melalui jalur bebas tes," pungkas Irham dalam Upacara Bendera yang terlaksana di Lapangan MAN 2 Kota Parepare. (Adi)

Share:

Kemenag Parepare Raih Harapan 2 Lomba Tepuk Sakinah pada Porseni HAB ke-80 Sulsel

 


Bone, (Kemenag Parepare) - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare berhasil meraih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Bone.

Dalam ajang tersebut, para peserta yang merupakan pasangan suami istri tersebut menampilkan kreasi yang inovatif dengan kekompakan gerakan serta penghayatan mendalam terhadap nilai-nilai Tepuk Sakinah.

Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari dewan juri di tengah ketatnya persaingan antardaerah sehingga Parepare mampu menyisihkan 19 tim Kemenag Kabupaten/Kota se-Sulsel yang juga tidak kalah semangatnya dalam penampilan mereka.

Capaian tersebut patut mendapat apresiasi, mengingat persiapan dan latihan yang dilakukan relatif singkat yakni kurang dari dua pekan. Disiplin dalam menjalani latihan serta kekompakan yang senantiasa terjalin dengan baik sehingga Tim Tepuk Sakinah Kemenag Kota Parepare mampu menunjukkan performa yang solid dan kompetitif di tingkat provinsi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Irfan Daming, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh tim.

“Dengan waktu latihan yang kurang dari dua minggu, capaian Juara Harapan 2 ini tentu patut diapresiasi. Ini menunjukkan semangat, kekompakan, dan kreativitas jajaran Kemenag Parepare dalam menyemarakkan Porseni HAB ke-80,” ujar Irfan Daming.

Sementara itu, salah seorang peserta, Abul Khaer menyampaikan rasa syukur bisa bergabung dalam tim Tepuk Sakinah karena melalui kegiatan ini para peserta dapat menyampaikan pesan sakinah mawaddah warahmah dalam membina keluarga.

Baginya, juara yang diperoleh oleh timnya adalah bonus. Namun kebersamaan, berani tampil adalah sesuatu yang tidak kalah penting dan merupakan kebanggaan tentunya.

“Saya sebagai peserta lomba Tepuk Sakinah yang diselenggarakan di Kabupaten Bone merasa sangat bangga dan bersyukur dapat ambil bagian dalam kegiatan ini. Lomba Tepuk Sakinah bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana edukatif untuk menanamkan nilai-nilai keharmonisan, kebersamaan, dan keteladanan dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat,”jelasnya, Sabtu, 10 Januari 2026.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai sarana edukatif yang mudah dipahami masyarakat luas.

“Melalui kegiatan ini, kami belajar mengekspresikan pesan sakinah, mawaddah, dan rahmah dengan cara yang kreatif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh semua kalangan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun karakter generasi yang berakhlak, rukun, dan saling menghargai,”tandasnya.

Seperti pesan kakankemenag kota parepare. Bahwa juara adalah bonus. Namun kebersamaan, berani tampil adalah sesuatu yang tidak kalah penting dan merupakan kebanggaan tentunya

Terakhir, ia menyampaikan harapan semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.(Wn)

Share:

HAB ke-80 Kemenag Sulsel di Bone Resmi Ditutup, Perkuat Spirit Kebersamaan dan Nilai Keagamaan


 

Bone, (Kemenag Parepare) — Seluruh rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Bone resmi ditutup dalam sebuah acara khidmat yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Sabtu (10/1/2026).

Penutupan ini menjadi momentum refleksi atas kuatnya semangat kebersamaan, kolaborasi lintas daerah, serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang mewarnai seluruh rangkaian kegiatan HAB.

Ketua Panitia HAB Kabupaten Bone, H. Muh. Yunus, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berkontribusi aktif menyukseskan peringatan HAB. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini merupakan buah dari kerja sama yang solid dan penuh keikhlasan.

“Kerja sama adalah sesuatu yang menghasilkan nilai dan makna besar. Tanpa kebersamaan, kegiatan sebesar ini tentu tidak dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menyebut pelaksanaan HAB di Kabupaten Bone sebagai salah satu HAB yang luar biasa dan berkesan. Menurutnya, kehadiran langsung Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang memberikan tausyiah kepada peserta, menjadi nilai tambah sekaligus penguat spiritual dalam peringatan HAB tahun ini.

Ia menjelaskan bahwa seluruh unsur HAB telah terwujud secara seimbang, mulai dari olah raga, olah pikir, hingga olah hati. Kegiatan zikir bersama dan tausyiah yang disampaikan langsung oleh Menteri Agama menjadi peneguh nilai spiritual dan kebersamaan seluruh insan Kementerian Agama.

“Ini HAB yang lengkap dan bermakna. Tidak hanya meriah, tetapi juga memperkuat nilai keagamaan serta mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta serta kontingen dari kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan yang telah hadir dan berpartisipasi. Ia menilai kegiatan HAB memberikan dampak positif bagi daerah, khususnya terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.

“Kehadiran peserta dari berbagai daerah telah membantu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM di Kabupaten Bone. Ini menjadi berkah tersendiri bagi daerah kami,” tuturnya.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan HAB ini, Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang humanis, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti.

Acara penutupan HAB dihadiri jajaran Pejabat Kemenag dan Pemerintah setempat. Tampak hadir pula Kakan Kemenag Parepare, H. Irfan Daming bersama jajarannya serta sejumlah pegawai. Hadir pula Ketua DWP Kemenag Kota Parepare bersama jajarannya.Fikar/Wn)

Share:

Tingkatkan Persentase Siswa Bebas Tes ke PTN, Tim PDSS MAN 2 Kota Parepare Adakan Sosialisasi



Parepare, (Kemenag Parepare) - Demi meningkatkan persentase Siswa Kelas XII yang lolos bebas tes ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), maka Tim PDSS Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare menyosialisasikan beberapa informasi teknis.

Sosialisasi informasi teknis yang diadakan di Masjid Al-Hikmah MAN 2 Kota Parepare ini menekankan keseriusan Siswa Kelas XII dalam menghadapi jalur bebas tes ke PTN. Disinggung pula, hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai rujukan, serta beberapa agenda jadwal pelaksanaan PDSS 2026 dan hal-hal lain yang harus disiapkan sebagai syarat menempuh jalur dimaksud.

Didampingi Tim PDSS, Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Parepare, Irham menegaskan semua itu ketika menyampaikan arahan sekaligus menaruh harapan dalam sosialisasi yang digelar pada Jumat, 9 Januari 2026 tersebut.

"Jika kita menoleh signifikansi persentase Siswa Kelas XII MAN 2 Kota Parepare yang lolos bebas tes tahun sebelumnya, maka tahun ini menjadi tantangan buat Ananda untuk melebihi capaian itu. Paling tidak persentasenya minimal sama," tegasnya berharap banyak.

Lebih dini, Tim PDSS MAN 2 Kota Parepare yang dikoordinir oleh Wakamad Bidang Kurikulum, Hadriah dan dimotori Najamuddin mengingatkan kepada seluruh Siswa Kelas XII untuk siap dan sigap melengkapi data serta berkas pendukung kesuksesan lolos bebas tes ke PTN untuk mewujudkan impian dan cita-cita masing-masing. (Adi)

Share:

Perkuat Solidaritas, DWP Kemenag Parepare Ambil Bagian dalam Outbound DWP Kanwil Kemenag Sulsel di Bajoe

 


Bone, (Kemenag Parepare) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan outbound di kawasan Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan DWP Kemenag kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sebagai upaya penguatan kapasitas, solidaritas, dan kebersamaan antaranggota.

DWP Kementerian Agama Kota Parepare turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut di bawah kepemimpinan Ketua DWP Kemenag Kota Parepare, Ny. Hj. Nuraedah Irfan Daming. Pada kesempatan ini, DWP Kemenag Parepare mengutus empat orang perwakilan, yakni Ny. Diaman Madina, Ny. Harmati Adiy, Ny. Nursamsi Sainur, dan Ny. Syuwarni Hasan.

Kegiatan outbound dipandu oleh Widyaiswara sekaligus Coach, Ali Imran Sadiq, yang menyajikan berbagai permainan edukatif dan interaktif. Permainan tersebut dirancang untuk melatih kekompakan, kerja sama tim, komunikasi efektif, kepemimpinan, serta membangun kepercayaan antaranggota. Seluruh peserta tampak antusias dan ceria mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.


Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulsel, Ny. Hj. Saidah Ali Yafid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Coach Ali Imran Sadiq atas pendampingan dan bimbingannya selama kegiatan berlangsung. Ia berharap, kegiatan outbound ini dapat semakin mempererat kebersamaan, meningkatkan kapasitas personal dan tim, serta menjadi bekal positif dalam mendukung peran strategis DWP sebagai organisasi yang rukun, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.


Senada dengan itu, Ketua DWP Kemenag Kota Parepare, Ny. Hj. Nuraedah Irfan Daming, mengungkapkan rasa syukur atas keikutsertaan DWP Kemenag Parepare dalam kegiatan yang sarat nilai kebersamaan tersebut. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana penyegaran dan penguatan semangat dalam menjalankan tugas dan peran sebagai anggota DWP Kementerian Agama.

“Kegiatan outbound ini bertujuan untuk meningkatkan solidaritas, mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta membangun sinergi antaranggota. Harapannya, seluruh anggota DWP mampu menjalankan program organisasi secara lebih efektif dan berdampak. Semoga DWP Kemenag Kota Parepare semakin jaya ke depan,” pungkasnya.
(Ikhsan/Wn)

Share:

Rakor Kehumasan Warnai HAB ke-80, Kemenag Sulsel Perkuat Strategi Publikasi di Era Digital

 


Bone, (Kemenag Parepare) – Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan peran strategis Kemenag dalam pelayanan keagamaan dan pendidikan di tengah dinamika masyarakat, khususnya pada sektor kehumasan di era digital.

Di sela rangkaian kegiatan HAB ke-80 Kemenag tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Tim Humas Data dan Informasi (HDI) Kanwil Kemenag Sulsel menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan yang diikuti para pengelola humas Kemenag kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Bone, Rabu (8/1/2026).

Rakor kehumasan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas satuan kerja, sekaligus merespons tantangan komunikasi publik yang kian kompleks di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel, H. Aminuddin; Ketua Tim HDI Kanwil Kemenag Sulsel, H. Mawardi; Pengelola Humas Kanwil Kemenag Sulsel, A. Baly dan Wardiah; serta para pengelola humas Kemenag kabupaten/kota se-Sulsel. Dari Kemenag Kota Parepare, turut hadir Ahmad Zulfikar dan Ahmad Ikhsan Alexander.


Dalam arahannya, Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel, H. Aminuddin, menegaskan bahwa tantangan kehumasan di era digital memang semakin besar, namun secara prinsip, tugas dan kaidah humas tetap berpijak pada nilai yang sama.

“Di era digital ini tantangan humas memang semakin besar, tetapi kaidahnya tidak berubah, yaitu informatif, edukatif, dan juga menghibur,” ujar Aminuddin.

Ia menambahkan, derasnya arus informasi harus dimaknai sebagai peluang untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menyampaikan program serta kebijakan Kementerian Agama kepada masyarakat, tanpa mengabaikan nilai kelembagaan dan etika komunikasi publik.

Melalui Rakor Kehumasan ini, diharapkan peran humas Kemenag semakin optimal sebagai garda terdepan dalam membangun citra positif Kementerian Agama, sekaligus memastikan setiap informasi tersampaikan secara tepat, cepat, dan bertanggung jawab.

Sejalan dengan itu, Humas Kemenag Kota Parepare berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas publikasi dan dokumentasi terhadap program kerja dan kegiatan di lingkungan Kemenag Parepare, sehingga kehadiran Kementerian Agama semakin dikenal masyarakat sebagai lembaga yang menangani pendidikan dan keagamaan yang inklusif dan terpercaya.(Fikar/Win)

Share:

Tak tertandingi di Ajang Lomba Lari Karung, Kemenag Parepare Raih Emas Pertama pada Porseni HAB ke-80

 


Bone, (Kemenag Parepare) - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare mencetak sejarah manis pada perhelatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tingkat Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Bone. Kemenag Parepare berhasil merebut medali emas perdana pada ajang lomba lari karung antarpejabat yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka Bone pada Kamis, 8 Januari 2026.

Emas pertama tersebut diraih setelah berhasil mengalahkan para pejabat Kemenag kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Pada ajang yang cukup menyita perhatian ini, Kemenag Kota Parepare diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Syaiful Mahsan, yang tampil dominan sejak awal lomba hingga memastikan kemenangan di garis finis.

Keberhasilan ini menjadi penanda awal yang prestisius bagi kontingen Kemenag Kota Parepare dalam rangkaian lomba HAB Ke-80. Raihan emas perdana tersebut disambut antusias oleh seluruh anggota kontingen, sekaligus mengangkat nama Parepare sebagai pelopor prestasi pada ajang tahunan Kementerian Agama tersebut.

Ajang HAB Ke-80 Kemenag yang dipusatkan di Kabupaten Bone diikuti oleh seluruh kontingen Kemenag kabupaten/kota, dengan berbagai cabang lomba olahraga, seni, dan kreativitas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat solidaritas, sportivitas, dan kebersamaan antar insan Kementerian Agama.

Raihan emas perdana ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi Kemenag Kota Parepare untuk terus menorehkan prestasi pada cabang lomba lainnya dalam rangkaian peringatan HAB Ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tingkat Provinsi Sulsel.(Fikar/Wn)

Share:

Harmoni Cinta DWP Kemenag Sulsel di Bone, Perkuat Sinergi dan Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

 


Bone, (Kemenag Parepare) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Harmoni Cinta dengan tema “Mewujudkan DWP Rukun, Sinergi, Berdaya, Damai dan Maju Menuju Indonesia Emas 2045” di Kabupaten Bone, Selasa (7/1/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Penasihat DWP Kementerian Agama RI, Ketua DWP Kementerian Agama RI, Ketua DWP Kemenag Kabupaten Bone, Hj. Marsufa Rafik bersama pengurus dan anggota, Ketua DWP Kemenag Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan beserta para Pengurus termasuk DWP Kemenag Kota Parepare.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulsel, Ny. Hj. Saidah Ali Yafid menyampaikan capaian program DWP selama satu tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa berbagai kegiatan DWP di kabupaten/kota telah berjalan aktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kehadiran DWP tidak hanya dirasakan secara internal organisasi, tetapi juga dimanfaatkan langsung oleh masyarakat melalui berbagai program sosial, edukasi, dan pemberdayaan,”ujarnya.

Ketua DWP Kanwil juga meminta arahan dan motivasi dari Penasihat DWP Kemenag RI agar seluruh pengurus dan anggota semakin bersemangat dalam berkarya dan meningkatkan kualitas program ke depan.

Pada kesempatan itu, Penasihat DWP Kemenag RI, Ny. Hj. Helmi Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran DWP atas dedikasi dan kerja nyata yang telah dilakukan.

Ia menekankan pentingnya nilai ekoteologi dan cinta yang harus terus membersamai gerak langkah DWP.

“Ibu-ibu DWP memiliki peran strategis dalam menghadirkan kesejukan, baik dalam rumah tangga maupun di lingkungan sosial,”ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga kerukunan dan keharmonisan serta memaknai harmoni cinta sebagai keselarasan dan keseimbangan dalam menjalankan peran keluarga dan sosial. Momentum awal tahun ini dinilainya sebagai waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi dan perbaikan program agar pelaksanaan kegiatan tahun 2025 semakin optimal dan berdampak, serta program tahun 2026 dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Lebih lanjut, Hj. Helmi menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai istri dan ibu dalam keluarga. Ia menekankan bahwa seorang istri tidak hanya berperan sebagai ibu bagi anak-anak, tetapi juga menjadi pendamping dan penyejuk bagi suami. Melalui peran tersebut, DWP diharapkan mampu mewujudkan harmoni cinta yang berkontribusi pada penguatan ketahanan ASN.

Menutup arahannya, ia berharap ke depan DWP dapat “naik kelas” dengan menghadirkan program-program yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi anggota, keluarga, serta masyarakat luas.

Usai memberikan sambutan, Penasihat DWP Kemenag RI menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas, di antaranya kepada Hafidz Al-Qur’an dan penyandang disabilitas dengan kemampuan melukis, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan DWP terhadap potensi serta prestasi yang dimiliki penyandang disabilitas.

Pada kegiatan tersebut juga disampaikan rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DWP dan BP4 terkait pelaksanaan layanan konseling. Melalui kerja sama ini, diharapkan seluruh DWP kabupaten/kota dapat menyiapkan ruang konseling sebagai upaya penguatan ketahanan keluarga dan ASN.(Ikhsan/Wn)

 

Share:

Rakernwil Kemenag Sulsel 2026 di Bone, Irfan Daming Nilai Arahan Menag Relevan dengan Tantangan Umat


Bone, (Kemenag Parepare) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Irfan Daming, menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakernwil) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Bone, Selasa (7/1/2026).

Ia hadir bersama seluruh jajaran pejabat Kementerian Agama Kota Parepare, mulai dari Kepala Subbagian Tata Usaha, para Kepala Seksi, Kepala KUA, hingga Kepala Madrasah.

Rakernwil yang dirangkaikan dengan Temu Tokoh Lintas Agama serta Aksi Eko Pesantren ini mengusung tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan”, dan diharapkan menjadi acuan strategis dalam perencanaan serta pelaksanaan program kerja ke depan agar berjalan lebih baik, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, memaparkan program dan berbagai capaian keberhasilan Kemenag Sulsel sepanjang tahun 2025, yang menjadi pijakan penting dalam penyusunan program tahun berikutnya

Selanjutnya, Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. H. Nasaruddin Umar menyampaikan arahan yang menekankan pentingnya setiap individu menjalankan ajaran agama dan menjaga kualitas ibadah sebagai fondasi utama dalam membangun umat yang beriman, rukun, dan berakhlak.

Penyampaian dan arahag Menag mendapat apresiasi dari para peserta raker termasuk Kakan Kemenag Parepare, H. Irfan Daming. Ia menyampaikan kekagumannya atas nasihat yang disampaikan Menteri Agama. Menurutnya, pesan Menteri Agama sangat mendalam, menyejukkan, dan relevan dengan tantangan umat saat ini. Ia menilai arahan tersebut menjadi penguat moral dan spiritual bagi seluruh jajaran Kementerian Agama.

“Nasihat Bapak Menteri Agama sangat baik dan menyentuh substansi kehidupan beragama. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki kualitas ibadah dan pengabdian,” ujar Irfan Daming, sambil menunjukkan jempol sebagai bentuk apresiasi kepada media usai kegiatan.

Melalui Rakernwil ini, Kakankemenag Kota Parepare berharap hasil dan rekomendasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara optimal di lingkungan Kementerian Agama Kota Parepare, guna meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan pendidikan keagamaan kepada masyarakat.(Abul/Wn)

Share:

Gerak Jalan Kerukunan Jadi Simbol Persatuan Kemenag Sulsel di HAB ke-80, Parepare Turunkan 640 Peserta

 


Bone (Kemenag Sulsel) — Semarak kebersamaan keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan tampak memadati Lapangan Merdeka Kabupaten Bone, dalam rangka Gerak Jalan Santai Kerukunan memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Rabu, 7 Januari 2026.

Sebanyak 38.000 peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari pendidik, penyuluh agama, rektor perguruan tinggi keagamaan, tokoh adat, hingga tokoh agama. Seluruh kontingen kompak mengenakan kaos putih, melambangkan persatuan dan kebersamaan, sejalan dengan tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.”

Kontingen Kota Parepare turut memeriahkan kegiatan dengan mengikutsertakan sekitar 600 peserta yang tergabung dalam satu barisan, menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan.


Rangkaian kegiatan Gerak Jalan Santai Kerukunan diawali dengan berbagai penampilan menarik, seperti persembahan pencak silat dan pementasan barongsai. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan 80 Paket Cinta secara simbolis kepada marbot masjid, petugas kebersihan, penanganan stunting, serta bantuan satu unit rumah layak huni.

Program sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama, Baznas, dan Pemerintah Daerah. Tepuk tangan riuh dari seluruh kontingen menggema, mencerminkan antusiasme peserta meski berada di bawah terik matahari.

Menteri Agama Republik Indonesia, H. Nazaruddin Umar, hadir langsung dan menyapa seluruh peserta dengan penuh keakraban. Beliau didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Pusat, para staf ahli Menteri Agama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Menag menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas doa serta dukungan seluruh jajaran Kementerian Agama.

“Terima kasih atas doa dan kebersamaan sehingga Kementerian Agama terus menunjukkan prestasi. Gerak jalan sehat ini bukan hanya simbol kerukunan, tetapi juga baik untuk kesehatan,” ujar Nazaruddin Umar.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafied, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Menteri Agama.

“Kehadiran Menteri Agama merupakan berkah bagi keluarga besar Kementerian Agama, khususnya di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Pelepasan 80 balon dan pengibaran bendera start oleh Menteri Agama menandai dimulainya Gerak Jalan Santai Kerukunan. Satu per satu kontingen kabupaten/kota menyusuri rute yang telah ditentukan panitia, melintasi jalan-jalan utama Kabupaten Bone, dan kembali finis di Lapangan Merdeka.

Selain Gerak Jalan Santai, rangkaian HAB ke-80 Kemenag RI juga diisi dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), donor darah, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, donasi kemanusiaan untuk Sumatera, serta zikir dan doa bersama, yang semakin meneguhkan semangat pengabdian, kerukunan, dan kepedulian sosial Kementerian Agama.(Rs/Wn)

Share:

ASN MAN 1 Antarkan Tim Bulutangkis Putri Kemenag Parepare Menang Telak 3-0 di Ajang Porseni HAB ke-80

 


Bone, (Kemenag Parepare) - Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Parepare turut memperkuat tim bulutangkis putri Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare pada ajang pertandingan bulutangkis dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag Tingkat SProvinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Bone.

Keempat ASN tersebut terdiri atas tiga guru dan satu tenaga kependidikan, yakni Nurul Khatimah (Guru Olahraga), Riska Ayu (Guru Bahasa Inggris), Hj. Hamsiah (Guru Fikih), serta Bulkis Hakim (Tenaga Kependidikan). Mereka bergabung bersama atlet-atlet dari satuan kerja lain di lingkungan Kemenag Kota Parepare.

Tim bulutangkis putri Kemenag Kota Parepare terbagi ke dalam tiga tim. Tim pertama diperkuat oleh Nurul Khatimah dan Riska Ayu, tim kedua Bulkis Hakim berpasangan dengan Kamalia, sementara tim ketiga dihuni oleh Hj. Hamsiah dan Hj. Hasniar.

Pada pertandingan perdana yang berlangsung Rabu, 7 Januari 2026, di Asahan Sport, Kabupaten Bone, seluruh tim putri Kemenag Kota Parepare tampil gemilang dan berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 3–0 atas tim bulutangkis putri Kemenag Kabupaten Luwu Timur.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, menyampaikan apresiasi atas kontribusi guru dan tenaga kependidikan yang telah mengharumkan nama madrasah. Ia menilai keikutsertaan ASN MAN 1 Parepare dalam ajang ini merupakan wujud semangat kebersamaan, sportivitas, dan soliditas keluarga besar Kementerian Agama, khususnya dalam menyemarakkan HAB ke-80.

Kemenangan ini menjadi modal awal yang positif bagi tim putri Kemenag Kota Parepare untuk menatap laga-laga selanjutnya. Diharapkan performa solid ini terus berlanjut hingga mencapai puncak pertandingan bulutangkis dalam rangka HAB ke-80 Kemenag Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Bone.(Akbar/Wn)

Share:

Kemenag Parepare Kerahkan 640 Warga Ikuti Gerak Jalan Kerukunan HAB ke-80



Bone, (Kemenag Parepare) – Warga Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare turut ambil bagian dalam Gerak Jalan Kerukunan, yang menjadi rangkaian puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, di Kabupaten Bone, Rabu (7/1/2029).

Kegiatan ini berlangsung meriah dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Gerak jalan secara resmi dilepas oleh Menteri Agama Republik Indonesia, yang hadir bersama staf khusus dan tenaga ahli.

Sejumlah pejabat penting turut hadir dan memberikan dukungan, di antaranya perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Bone, Ketua DPRD Kabupaten Bone, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan beserta jajaran, serta para pimpinan perguruan tinggi dan satuan kerja Kementerian Agama se-Sulawesi Selatan.


Pada momentum ini, Kementerian Agama Kota Parepare mengerahkan sekitar 640 peserta, yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Kemenag Kota Parepare, baik dari Kantor Urusan Agama (KUA) maupun madrasah.

Partisipasi tersebut menjadi wujud dukungan nyata Kemenag Kota Parepare dalam menyukseskan peringatan HAB ke-80, sekaligus memperkuat nilai kerukunan, kebersamaan, dan persaudaraan antarumat beragama.

Selain gerak jalan, peringatan HAB ke-80 Kemenag Tingkat Provinsi Sulsel juga diwarnai dengan aksi kemanusiaan melalui penggalangan donasi Kotak Merah, yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Kotak donasi disebar di kawasan Lapangan Merdeka Bone dan mendapat respons positif dari peserta maupun masyarakat.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa penggalangan donasi tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas Kementerian Agama terhadap sesama.

“Melalui Kotak Merah Donasi ini, kami mengajak seluruh peserta untuk berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Sebelumnya, Kanwil Kemenag Sulsel juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp2,8 miliar,” ungkapnya.



Ia menambahkan, rangkaian HAB ke-80 Kementerian Agama RI tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti donor darah, berbagi kepada fakir miskin dan penyandang disabilitas, serta penguatan moderasi beragama.

Sementara itu, Bupati Bone menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dengan menunjuk Kabupaten Bone sebagai lokasi pelaksanaan Gerak Jalan Kerukunan HAB ke-80 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Ia juga memuji antusiasme peserta dan berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam menjaga keharmonisan masyarakat.(Muti/Wn)

Share:

Warga MAN 2 Kota Parepare Hadiri HAB ke-80 Kemenag Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan


Parepare, (Kemenag Parepare) - Warga Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare kembali menunjukkan sinergitas pada rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag).

Jikalau sebelumnya sudah mengikuti Gerak Jalan Kerukunan Tingkat Kota Parepare, maka kali ini Warga MAN 2 Kota Parepare tersebut tumpah ruah di Lapangan Merdeka Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

Sinergitas dalam Gerak Jalan Kerukunan sekaligus pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) HAB ke-80 Kemenag Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dihadiri oleh Menteri Agama, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, Perwakilan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Bone, beserta seluruh warga Kemenag dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Sebagaimana laporan Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid bahwa Warga Kemenag yang berasal dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sinergitas menyukseskan rangkaian kegiatan HAB ke-80 Kemenag Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini. 

"Perlu saya laporkan bahwa sekitar 38.000 Warga Kemenag yang berasal dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan ini memadati Kabupaten Bone sebagai pusat kegiatan. Selain pembukaan Porseni dan pelaksanaan Gerak Jalan Kerukunan, terlaksana pula beberapa kegiatan, seperti donasi, ziarah ke taman makam pahlawan, donor darah, penyerahan paket cinta, serta pertandingan maupun perlombaan porseni," lapor H. Ali Yafid. 

Lebih lanjut, Menteri Agama Republik Indonesia, K. H. Nasaruddin Umar yang sempat menghadiri rangkaian kegiatan HAB ke-80 Kemenag Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini menekankan urgensi sinergitas. 

"Peringatan HAB ke-80 Kemenag tidak hanya sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi harus dimaknai sebagai momentum sinergitas memperkuat kebersamaan, persaudaraan, serta aksi nyata Kemenag berdampak bagi masyarakat," tegas K.H. Nasaruddin Umar pada Rabu, 7 Januari 2026 sambil melepas balon ke udara pertanda pelepasan peserta Gerak Jalan Kerukunan dan pembukaan porseni. (Adi)

Share:

Performa Gemilang di Ajang HAB, Tim Tenis Kemenag Parepare Sikat Lawan 3-0

 


Bone, (Kemenag Parepare) – Tim Tenis Lapangan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare menunjukkan performa gemilang dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama. Bertanding di Lapangan Merdeka Kabupaten Bone, Selasa malam (7/1/2026), tim Kemenag Parepare sukses menaklukkan tim Kemenag Kabupaten Luwu dengan skor meyakinkan 3-0.

Sejak set pertama, Kemenag Parepare tampil dominan dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Permainan solid, kompak, dan konsisten membuat tim asal Kota Cinta Habibie ini berhasil mengamankan kemenangan tanpa memberi banyak celah kepada lawan.

Salah satu pemain Kemenag Parepare yang juga Koordinator Pertandingan Voli Porseni HAB ke-80, Nurhasman, membenarkan capaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kemenangan diraih melalui penampilan impresif di dua partai awal.

“Alhamdulillah, Tim Tenis Lapangan Kemenag Parepare berhasil mengalahkan tim dari Kemenag Kabupaten Luwu dengan skor 3-0. Partai pertama diisi oleh pasangan Suriadi Mustamin dan Nurhasman dengan skor telak 8-0. Pada partai kedua, pasangan Khayadi dan H. Zainal juga berhasil meraih kemenangan dengan skor 8-7,” ungkapnya.

Ia menambahkan, partai ketiga tidak dilanjutkan karena tim Kemenag Kabupaten Luwu dipastikan tidak memiliki peluang untuk lolos ke babak berikutnya, setelah sebelumnya juga mengalami kekalahan dari tim Kemenag Kabupaten Bulukumba.

Lebih lanjut, Nurhasman menyampaikan bahwa Tim Tenis Lapangan Kemenag Parepare kini fokus mempersiapkan diri untuk laga selanjutnya demi merebut tiket menuju babak delapan besar.

“Selanjutnya kami akan menghadapi tim dari Kemenag Kabupaten Bulukumba untuk memperebutkan juara grup menuju babak delapan besar. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung hari ini, Kamis (8/1/2026),” tambahnya.

Selain sebagai ajang kompetisi olahraga, pertandingan tenis lapangan dalam rangka HAB ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarpegawai Kementerian Agama. Seluruh rangkaian pertandingan berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan.

Kemenangan ini menjadi catatan positif bagi Kemenag Parepare dalam rangkaian peringatan HAB, sekaligus memotivasi seluruh tim untuk terus menjaga semangat sehat, solid, dan berprestasi.
(Fikar/Wn)

 

 

Share:

HAB ke-80 Kemenag Sulsel, MAN 1 Kota Parepare Tampil Kompak di Gerak Jalan Kerukunan Bone

 


Bone, (Kemenag Parepare) - Kabupaten Bone menjadi pusat kemeriahan Gerak Jalan Kerukunan dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan yang digelar di Lapangan Merdeka Kabupaten Bone pada Rabu, 7 Januari 2026 ini diikuti oleh seluruh Pegawai Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

MAN 1 Kota Parepare turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan bergabung bersama rombongan Kantor Kementerian Agama Kota Parepare sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan HAB ke-80 serta penguatan nilai kerukunan.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat ikatan persaudaraan keluarga besar Kementerian Agama.

Selain memeriahkan kegiatan, Gerak Jalan Kerukunan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar MAN 1 Kota Parepare bahkan dengan para pegawai yang pernah mengabdi di MAN 1 Parepare. Di tengah keramaian peserta, sejumlah pegawai yang pernah mengabdi bersama di MAN 1 Kota Parepare kembali dipertemukan setelah terpisah oleh penempatan tugas di berbagai daerah.

Beberapa di antaranya adalah Munafri yang kini mengabdi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, Arhan Ahksan yang bertugas di MAN 2 Soppeng, Marhaeni yang mengabdi di MAN 2 Makassar, serta Rabiul Akbar yang kini bertugas di MAN 3 Makassar turut menjadi bagian dari momen silaturahmi tersebut.

Momen ini mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan yang terjalin di MAN 1 Kota Parepare serta mencerminkan semangat kebersamaan yang terus hidup dalam keluarga besar Kementerian Agama, di mana pun berada dan bertugas.(Akbar/Wn)

 

 

 

Share:

Tempuh Medan Sulit, Keluarga Besar MAN 1 Kota Parepare Kompak Menuju HAB ke-80 di Bone

           


                                                                 

Parepare, (Kemenag Parepare) - Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Parepare berangkat bersama menuju Kabupaten Bone untuk menghadiri rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Rombongan berkumpul di madrasah pada Selasa pagi, 6 Januari 2026, pukul 07.30 WITA, sebelum memulai perjalanan secara konvoi.

Sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua diberangkatkan secara bersamaan. Sebelumnya, tiga mobil dan dua sepeda motor telah lebih dahulu berangkat pada Senin malam sebagai bagian dari persiapan kegiatan di lokasi.

Perjalanan menuju Kabupaten Bone ditempuh melalui jalur Takkalasi tembus Bulu Dua yang memiliki medan cukup menantang. Kondisi jalan yang rusak ringan hingga parah sempat menjadi kendala, bahkan salah satu kendaraan mengalami kesulitan saat menanjak. Namun berkat kerja sama dan kebersamaan seluruh rombongan, perjalanan tetap dapat dilalui dengan aman.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, menyampaikan bahwa perjalanan tersebut menjadi bagian dari penguatan kebersamaan warga madrasah.

“Perjalanan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan kekompakan keluarga besar MAN 1 Kota Parepare dalam menyukseskan peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama,” ujarnya.

Setibanya di puncak Bulu Dua, rombongan menikmati udara sejuk dan keindahan alam yang diselimuti kabut tipis. Momen tersebut dimanfaatkan untuk beristirahat sejenak dan mengungkapkan rasa syukur atas nikmat ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Nuansa kekeluargaan semakin terasa saat rombongan singgah di sebuah masjid untuk menunaikan salat dan makan bekal bersama. Perjalanan kemudian dilanjutkan melalui jalur Kecamatan Lamuru untuk bersilaturahmi dengan kerabat Kepala Madrasah. Rombongan disambut hangat dengan berbagai hidangan sebagai wujud keakraban.

Setelah bersilaturahmi, rombongan MAN 1 Kota Parepare melanjutkan perjalanan menuju Kota Bone dan beristirahat di kediaman keluarga A. Norma, guru MAN 1 Kota Parepare. Persinggahan ini menjadi persiapan sebelum seluruh rombongan mengikuti dan memeriahkan Gerak Jalan Kerukunan dalam rangka Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Bone.(Akbar/Wn)

Share:

Sambut Semester Genap, OSIM MTs DDI Lil Banat Parepare Gelar Kerja Bakti

 


Parepare, (Kemenag Parepare) – Menyambut hari pertama Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025, pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTs DDI Lil Banat Parepare menggelar aksi kerja bakti membersihkan ruang dan taman sekretariat, Sabtu pagi (5/1/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas tumbuhnya rumput liar dan kondisi lingkungan yang kurang terawat selama masa libur Semester Ganjil. Lebih dari itu, aksi bersih-bersih ini menjadi sarana penanaman nilai kebersihan, kepedulian lingkungan, dan tanggung jawab bagi para pengurus OSIM.

Kerja bakti yang melibatkan seluruh pengurus OSIM tersebut difokuskan pada pemotongan rumput, penataan taman, serta pembersihan ruang sekretariat. Lingkungan yang semula tampak kurang rapi perlahan berubah menjadi bersih dan asri berkat semangat gotong royong para siswa.

Ketua OSIM MTs DDI Lil Banat, Miftahul Jannah Yusuf, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap semangat dan produktivitas organisasi.

“Jika taman dan ruangan kita indah, maka kita juga dapat bekerja dan berkreasi dengan lebih maksimal. Apa yang dipandang mata terlihat bersih dan rapi akan menenangkan pikiran dan mendorong lahirnya ide-ide yang cemerlang,” ujarnya saat memimpin kegiatan.

Pembina OSIM, Sitti Amirah, menyambut positif inisiatif para pengurus OSIM di awal semester ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi dasar pendidikan di madrasah.

“Kami menyambut baik kegiatan bersih-bersih ini sebagai pembuka aktivitas Semester Genap. Kebersihan adalah bagian dari iman, annadhafatul minal iman. Jika lingkungan kita bersih dan indah, maka jiwa dan pikiran juga akan tenang, sehingga mampu menumbuhkan ide dan kreativitas,” tuturnya.

Lebih dari sekadar kegiatan insidental, kerja bakti ini merupakan bagian dari program kerja OSIM sekaligus mendukung agenda rutin kebersihan Pondok Pesantren DDI Lil Banat yang dilaksanakan setiap Sabtu pagi di berbagai titik, termasuk area pondok, asrama, dan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini juga dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab nyata para pengurus OSIM terhadap ruang yang mereka gunakan sehari-hari. Dengan membersihkan dan merawat lingkungan secara langsung, diharapkan tumbuh rasa memiliki dan kedisiplinan untuk senantiasa menjaga kebersihan.

Aksi bersih-bersih OSIM MTs DDI Lil Banat Parepare ini menjadi contoh konkret integrasi pendidikan karakter, nilai keagamaan, dan kepedulian lingkungan. Langkah positif di awal Semester Genap ini diharapkan dapat menular ke seluruh civitas akademika, sehingga tercipta lingkungan madrasah yang kondusif untuk belajar sekaligus inspiratif untuk berkreasi.(Mira/Wn)

 

Share:

MTs DDI Lil Banat Parepare Matangkan Kurikulum dan Kesiapan ANBK

 


Parepare, (Kemenag Parepare) – Menyambut Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025, MTs DDI Lil Banat Parepare menggelar rapat koordinasi yang dihadiri seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, Sabtu, (5/1/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula 1 Pondok Pesantren DDI Lil Banat menjadi momentum strategis dalam memantapkan program pembelajaran madrasah.

Rapat kerja dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Hj. St. Awaliyah, serta dihadiri oleh seluruh guru dan staf tata usaha MTs DDI Lil Banat. Sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari penyempurnaan kurikulum, peningkatan kedisiplinan, hingga persiapan menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) bagi siswa kelas 9.

Dalam sambutannya, Kepala MTs DDI Lil Banat, Hamsinah, menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama keberhasilan akademik. Ia secara khusus mengingatkan agar pengawasan terhadap siswa kelas 9 lebih ditingkatkan mengingat mereka akan menghadapi ANBK dan ujian kompetensi akademik.

“Kedisiplinan adalah kunci kesuksesan. Saya meminta bapak dan ibu guru untuk lebih mengontrol penyelesaian tugas-tugas siswa serta meningkatkan pengawasan dalam proses pembelajaran,” tegasnya.


Hamsinah juga mengingatkan para guru piket agar lebih disiplin dan optimal dalam menjalankan tugas harian demi menciptakan iklim belajar yang kondusif.

Secara rinci, rapat tersebut mengagendakan empat pembahasan utama. Pertama, penataan beban mengajar, menyusul kelulusan sejumlah guru dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG). Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan pemenuhan jam pelajaran yang proporsional dan sesuai dengan kompetensi masing-masing guru.

Kedua, implementasi Kurikulum Berbasis Capaian (KBC) sesuai KMA Nomor 1503 Tahun 2025, yang akan diterapkan secara menyeluruh pada Semester Genap. Persiapan meliputi pendalaman konsep, teknis pelaksanaan, serta sistem penilaian yang selaras dengan kerangka kurikulum baru.

Ketiga, pengembangan modul ajar, di mana para guru didorong untuk menyusun dan menyiapkan perangkat pembelajaran yang terstruktur guna menunjang kelancaran proses belajar-mengajar dan pencapaian target pembelajaran.

Keempat, penguatan kedisiplinan siswa kelas 9, dengan fokus pada intensifikasi bimbingan belajar dan pendampingan akademik sebagai bekal menghadapi ANBK dan berbagai tes kompetensi lainnya.

Selain itu, rapat juga membahas restrukturisasi tugas guru dan wali kelas yang dilakukan berdasarkan pertimbangan perkembangan peserta didik dan efektivitas pendampingan. Perubahan struktur turut dilakukan seiring dengan purna bakti Dra. Marhumi Lansahu, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana.

Madrasah saat ini tengah melakukan penyesuaian tugas untuk mengisi posisi strategis tersebut demi menjaga kesinambungan pelayanan pendidikan.

Wakamad Kurikulum, Hj. St. Awaliyah, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi wadah penyamaan persepsi sekaligus penyusunan strategi terpadu.

“Seluruh agenda yang dibahas merupakan upaya konkret untuk meningkatkan mutu pendidikan di MTs DDI Lil Banat, baik dari aspek akademik, administrasi, maupun pembentukan karakter siswa,” ujarnya.

Dengan ditetapkannya berbagai langkah strategis tersebut, MTs DDI Lil Banat Parepare berkomitmen untuk memaksimalkan kualitas pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025. Fokus utama diarahkan pada kesiapan siswa kelas 9 serta optimalisasi penerapan kurikulum baru guna melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan berakhlakul karimah.(Mira/Wn)

Share:

Definition List

Unordered List