PAREPARE, JournalisSantri.Com - Memakai pakaian serba putih, Pengurus Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PD IPIM) Kota Parepare Periode 2025-2030 resmi dilantik di Auditorium Bj. Habibie Rujab Wali Kota Parepare, Sabtu (17/1/2025).
Kegiatan yang bertajuk "Penguatan Kepengurusan dan Peningkatan Kualitas Imam Masjid dalam Mewujudkan Umat yang Terbaik, Sejahtera dan Maju" dirangkaikan dengan Rapat Kerja dan Pelatihan Tahsinul Qira'ah untuk Imam Masjid se-Kota Parepare.
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) IPIM Prov. Sulawesi Selatan, KH. Masykur Yusuf yang disaksikan oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid dan Kementerian Agama Kota Parepare.
Laporan Ketua Panitia oleh Abdullah menyampaikan tujuan dari kegiatan yang kita lakukan adalah selain menyusun dan menetapkan secara resmi personalia PD IPIM Kota Parepare, adanya pelatihan tahsin juga mencari dan melatih Imam Masjid secara profesional.
Selain itu, kegiatan pelantikan juga dihadiri oleh Forkopimda, Forkopimda plus, Kepala Kementerian Haji dan Umrah, H. La Jami, Camat, Lurah, serta Ketua Ormas yang sempat hadir.
KH. Masykur Yusuf sebelum melantik, ia menyampaikan dalam sambutannya bahwa program utama IPIM yaitu memperbaiki bacaan imam masjid, sifatnya wajib _'Ain_.
"Mohon maaf Pak Wali, jika ada Imam Masjid yang tidak tahu membaca Al-Qur'an, maka Pak Wali yang tanggung jawab, mohon maaf. Untuk membangun suatu daerah ada tiga komponen yang tidak boleh terpisah yaitu Yang Pertama Umara' (pemerintah) seperti Pak Wali dan pejabatnya, Pak Kapolres, Brimob. Yang kedua yaitu Ulama' yaitu para pengurus ormas Islam, MUI, IPIM, kemudian yang ketiga adalah Al-Amwal," Tutur Ketua PW IPIM Sulsel, KH. Masykur Yusuf.
Setelah dilantik, Penyerahan Bendera Pataka dari Ketua Wilayah IPIM Sulsel kepada Ketua PD IPIM Kota Parepare, HM. Amin Iskandar menandai secara resmi menjabat PD IPIM Kota Parepare periode 2025-2030.
H. Tasming Hamid berharap agar IPIM dengan pemerintah bisa saling support, cita-cita pemerintah bisa menjadikan Kota Parepare terbaik, sejahtera dan maja bisa di realisasikan.
"Sekadar informasi Pak ustadz bahwa setelah saya dilantik langsung dua surat edaran yang saya tanda tangani. Pertama yaitu mendorong ASN bisa baca tulis Al-Quran. Yang kedua, memakmurkan masjid, jadi bagi laki-laki harus selalu ke masjid," ungkap H. Tasming Hamid disertai tapuk tangan yang hadir.
Ia juga menegaskan bahwa bukan lagi menjadi rahasia umum bahwa ASN yang ingin mendapatkan jabatan harus tahu mengaji. "Tapi yang saya tekankan agar bisa luruskan niat untuk belajar mengaji bukan mengaji untuk mengejar jabatan," tegas H. Tasming Hamid.



0 comments:
Posting Komentar