POLMAN, JournalisSantri.Com - Semarak Ramadan 1447 H diwarnai dengan pagelaran Maradika QRIS Ramadan UMKM Baik 2026 yang berlangsung mulai 19 Februari hingga 14 Maret 2026 di Lapangan Pancasila Polewali Mandar. Kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan dan penguatan UMKM lokal melalui digitalisasi transaksi, edukasi, hingga penguatan fasilitas usaha.
Event yang diinisiasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi UMKM Kabupaten Polewali Mandar ini menghadirkan bazar UMKM, tetapi juga diramaikan dengan workshop, sosialisasi, seminar, lomba UMKM, digitalisasi usaha, edukasi keamanan pangan, standarisasi produk, kegiatan religi hingga buka puasa bersama serta pemberian apresiasi kepada pelaku UMKM.
Kolaborasi lintas sektor pun turut hadir, di antaranya BPOM untuk keamanan pangan, Kementerian Hukum Divisi Hukum terkait HAKI, Kementerian Agama, dinas terkait penerbitan NIB, LPH Pusat Halal Insan Kamil, serta pihak perbankan dalam sosialisasi program penguatan UMKM di bawah naungan Bank Indonesia.
Sebanyak 100 pelaku UMKM terdaftar dan mengikuti rangkaian kegiatan. Dengan hadirnya para UMKM pada kegiatan tersebut disambut baik oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Pusat Halal Insan Kamil dan turut mengambil kesempatan mendaftarkan Sertifikat Halal bagi UMKM secara On The Spot.
Ketua LPH Pusat Halal Insan Kamil, Naharuddin mengapresiasi adanya kegiatan yang melibatkan para UMKM agar sosialisasi Sertifikat Halal tersampaikan dengan maksimal.
"Support yang sangat luar biasa dari Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Kabupaten Polewali Mandar, terkhusus kepada Ibu Kepala Dinas yang telah menginisiasi kegiatan yang keren ini, hal ini sangat membantu akselerasi sertifikasi halal yang saat ini digalakkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam program wajib halal Oktober," ucap Nahar saat ditemui di lokasi.
Selaku lembaga yang berada di bawah naungan BPJPH, selain mengedukasi UMKM terkait pentingnya Sertifikat Halal, juga menyiapkan pelatihan dan uji kompetensi bagi penyedia layanan makanan dan minuman.
"Kami bersama dengan Pengawas Jaminan Produk Halal (PJPH) Provinsi dan Kabupaten sangat berterima kasih akan hal itu. Kami juga menyiapkan pelatihan dan uji kompetensi berbasis BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi), itu untuk Self Declare dan penjamah makanan untuk SPPG/MBG, kafe dan resto," imbuhnya.
Ia juga mengingatkan bahwa di wilayah Kabupaten Polewali mandar akan mengadakan pelatihan juru sembelih halal pada tanggal 7 hingga 8 Maret 2026 mendatang.
Secara terpisah, Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Bimsyar) Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Barat, Khalik Rasyid menyampaikan agar UMKM harus siap dengan adanya WHO (Wajib Halal Oktober) 2026 kedepan.
"Nah perlu saya tegaskan bahwa perpisahan bukan berarti kementerian agama setelah ada badan BPJPH bukan berarti mandatorinya terhenti, justru itu harus semakin diberikan edukasi kepada masyarakat bahwa setiap produk UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) wajib hukumnya mendapatkan melakukan progres dan sertifikasi halal," ujar Khalik Rasyid.
Khalik Rasyid juga berharap kepada UMKM agar proaktif kepada para Pendamping Halal agar proses penerbitan Sertifikat Halal lancar.
"Jadi begini Pak harapan saya, di setiap segmen-segmen apapun lewat media sosial, lewat TikTok, lewat kegiatan-kegiatan oleh dinas, lewat penyampaian-penyampaian di masjid, khutbah-khutbah, ceramah-ceramah. Kalau ada penceramah yang mengatakan segera daftarkan diri, satu jalan utama langsunglah mencari pendamping. Mencari pendamping, karena tidak bisa masuk kalau tidak ada pendamping. Iya, karena pendamping di Kementerian Agama dan BPJPH itu, kalau kami di Sulbar sudah ada 300 lebih pendamping. Dia juga sebagai penyuluh agama dan dia juga sebagai pendamping dan di Sulbar itu ada satu lembaga namanya Insan Kamil," jelas Kabid Urais Bimsyar Kanwil Kemenag Sulbar
LPH Pusat Halal Insan Kamil, menurut Khalik Rasyid bahwa merupakan lembaga pemeriksa dan lembaga halal yang menjadi mitra pemerintah yang di-SK-kan oleh negara melalui BPJPH untuk menjadi lembaga dan merekrut pendamping-pendamping halal memberi edukasi dan memberi cara yang mudah terhadap para pelaku usaha.



0 comments:
Posting Komentar