Parepare, (Kemenag Parepare) - Suasana khidmat dan penuh antusias menyelimuti siswa kelas VIII MTs DDI Labukkang saat mengikuti ujian praktik mata pelajaran Al-Qur’an Hadits pada Kamis, 27 November 2025. Ujian praktik ini merupakan bagian dari pelaksanaan Sumatif Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026, dengan fokus utama pada hafalan surah-surah pendek dalam Juz 30.
Dalam
pelaksanaannya, guru penguji memilih tiga surah pendek dari Juz 30 untuk
dibacakan oleh siswa. Selanjutnya, peserta ujian diminta menjelaskan makna dan
kandungan surah Al-Fatihah sebagai bentuk penguatan pemahaman terhadap isi
Al-Qur’an.
Hasmaini, guru
pengampu mata pelajaran Al-Qur’an Hadits sekaligus penguji, mengungkapkan bahwa
terdapat empat aspek utama yang menjadi penilaian, yaitu: kelancaran hafalan,
ketepatan tajwid, makharijul huruf, serta pemahaman makna dan kandungan surah.
“Sebagian siswa
masih perlu bimbingan dari segi tajwid dan pemahaman makna surah. Harapan kami
ke depan, mereka dapat terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an,”
ujarnya.
Salah seorang
siswa, Muhammad Rayhan, turut membagikan pengalamannya setelah mengikuti ujian.
“Alhamdulillah, saya berhasil menyelesaikan setoran hafalan dengan lancar. Ini
berkat bimbingan guru-guru di madrasah dan latihan yang saya lakukan di rumah,”
ungkapnya penuh syukur.
Kepala Madrasah,
Sinar, menegaskan bahwa ujian praktik ini merupakan bagian penting dari
penilaian kompetensi keterampilan dalam kurikulum madrasah. “Kegiatan ini tidak
hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga memastikan bacaan Al-Qur’an
siswa sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf yang benar, serta menanamkan
kecintaan terhadap Al-Qur’an,” jelasnya.
Ujian praktik ini
diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus meningkatkan
kualitas bacaan dan pemahaman mereka terhadap Al-Qur’an. Semangat dan
antusiasme yang terlihat selama pelaksanaan kegiatan menunjukkan komitmen
madrasah dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak dan berilmu.(Rs/Wn)



0 comments:
Posting Komentar