--

Menghimpun seluruh berita, tulisan, jurnal bernuansa agama yang dapat menyatukan ummat

Maulid Nabi di Pontren Al Hidayah Parepare Hadirkan Nuansa Haru: Majelis Taklim Bawakan Barazanji, Kepala Kemenag Sampaikan Pesan Kebersamaan

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw 1447 H / 2025 M yang digelar Yayasan Al Hidayah wal Ikram Pondok Pesantren Al Hidayah berlangsung khidmat dan penuh haru, Senin, 10 November 2025.

Acara yang mengangkat tema “Menerapkan Kurikulum Cinta Berbasis Akhlak Rasulullah saw dalam Kehidupan dan Pendidikan” ini diwarnai lantunan Barzanji dari majelis taklim serta sambutan-sambutan sarat makna dari para tokoh agama dan masyarakat.

Acara dimulai dengan pembacaan Barazanji oleh majelis taklim yang hadir khusus memeriahkan peringatan Maulid Nabi tahun ini. Lantunan syair-syair penuh pujian kepada Rasulullah saw menggema di masjid pesantren dan membawa suasana syahdu, membuat para tamu undangan larut dalam momen spiritual tersebut.

Hikmah Maulid dibawakan oleh Ustaz Asman, Penyuluh KUA Kecamatan Soreang, yang sekaligus menyampaikan pesan mendalam kepada para orang tua santri.

Di hadapan jemaah, ia menegaskan bahwa mendidik anak di pesantren merupakan pilihan yang sangat mulia.

“Barang siapa yang tersenyum kepada para penuntut ilmu, Allah mudahkan dirinya menuju surga. Jangan pernah berpikir bahwa masuk pesantren itu ‘kuno’. Selain memahami ilmu, hati anak-anak juga akan terisi dengan akhlak mulia,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan kabar gembira bagi orang tua bahwa keberkahan akan menyertai mereka yang mempercayakan pendidikan anaknya kepada lembaga pesantren.

Ustaz Asman kemudian mengajak seluruh hadirin berkontribusi nyata dalam pembangunan pesantren.

“Mari bersama membangun pondok ini. Satu, dua sak semen yang kita sumbangkan sangat berarti untuk perkembangan pesantren dan pendidikan anak-anak kita,”ujarnya.

Momen paling menyentuh datang dari Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Wal Ikram. H. Muh. Ramli, yang dalam sambutannya menyampaikan perjalanan berdirinya pondok tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pesantren ini telah berdiri selama lima tahun, dan keberadaannya tidak terlepas dari peran besar almarhumah istrinya.

“Hampir dua tahun istri saya meninggalkan saya. Berdirinya pondok ini adalah inisiasi almarhum, yang mewakafkan lokasi ini. Semoga dengan kegiatan-kegiatan seperti ini membuat kuburnya bercahaya,” tuturnya dengan suara bergetar.

Ia kemudian meminta seluruh hadirin untuk bersama-sama memanjatkan Surah Al-Fatihah untuk mendoakan almarhumah.

Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, khususnya orang tua santri yang tetap hadir meski pagi harinya sempat turun hujan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare yang saat ini dijabat oleh H. Irfan Daming., diwakili oleh H. Hasan Basri. Dalam sambutannya, ia mengenang kembali sejarah berdirinya pondok pesantren tersebut serta perjuangan para pendirinya.

Ia juga menegaskan keistimewaan suasana maulid di pesantren dibandingkan tempat lain. “Berbeda nuansa maulid di sini dengan di lapangan atau tempat lain. Di sini ada anak-anak santri, dan keberadaan para penuntut ilmu itulah yang membuat tempat ini bernilai keberkahan,”ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran santri sebagai calon penerus bangsa menjadikan momentum Maulid Nabi lebih bermakna.

Acara juga dihadiri para pejabat Kementerian Agama, di antaranya Kasi PAIS, PD Pontren, Kasi Haji dan Umrah, Penyelenggara Zakat Wakaf, serta unsur pemerintah seperti pak lurah dan camat, tamu undangan, orang tua santri dan para santri pondok.(Abul/Wn)

Share:
Location: Lumpue, Kec. Bacukiki Bar., Kota Parepare, Sulawesi Selatan 91123, Indonesia

0 comments:

Posting Komentar

Definition List

Unordered List