Parepare, (Kemenag Parepare) – Suasana penuh semangat menyelimuti MAN 2 Kota Parepare yang menjadi titik pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kota Parepare 2025. Selama tiga hari, ratusan siswa madrasah berkompetisi menunjukkan prestasi terbaiknya, sementara panitia bekerja tanpa lelah hingga akhirnya menuai apresiasi dan ucapan terima kasih dari berbagai pihak.
Ketua Panitia OMI Parepare, Rusman Madina menyampaikan rasa
syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh panitia yang tetap solid hingga
ujian terakhir.
Ia menegaskan bahwa kerja keras tanpa mengenal lelah adalah
kunci suksesnya pelaksanaan OMI kali ini. “Terima kasih kepada seluruh panitia
yang sejak awal hingga sore tadi terus berjuang demi kesuksesan OMI 2025,” ucapnya.
Kepala Kantor Kemenag Kota Parepare, H. Fitriadi juga
memberikan apresiasi tinggi kepada panitia, pengawas, serta guru pembimbing
yang telah bekerja sama menjaga kelancaran kegiatan. Ia menekankan bahwa OMI
bukan hanya ajang lomba, tetapi juga wadah pembentukan karakter, sportivitas,
dan semangat belajar siswa madrasah.
Dari sisi peserta, kesiapan mereka tergolong matang. Para
siswa hadir dengan semangat kompetisi dan persiapan yang serius, sehingga
pelaksanaan ujian berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Hal ini sekaligus
menunjukkan bahwa madrasah di Parepare semakin siap bersaing.
Kepala MTs DDI Ujung Lare Parepare, Hamsinah menyampaikan
harapan dan doa agar prestasi siswa madrasah Parepare bisa terus meningkat. “Semoga
Parepare mampu bersaing hingga tingkat nasional nantinya,” ungkapnya penuh
optimisme.
Sementara itu, Kasi Madrasah Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan
dalam pesannya melalui WAG mengapresiasi seluruh jajaran Kakan Kemenag, Kasi
Penmad/Pendis, Kepala Madrasah, serta Tim Teknis OMI di kabupaten/kota yang
telah bekerja keras. Menurutnya, kesuksesan OMI tahun ini merupakan hasil
kolaborasi dan dukungan semua pihak.
Dengan suksesnya pelaksanaan OMI 2025, diharapkan ajang ini
menjadi motivasi baru bagi siswa madrasah untuk terus berprestasi, mengharumkan
nama madrasah.(Abul/Wn)


0 comments:
Posting Komentar