Parepare, (Kemenhaj Parepare) – Tidak ada seorang pun yang mengetahui pasti ke mana takdir hidupnya akan bermuara. Manusia hanya diwajibkan berusaha, menjalani proses dengan kesungguhan, serta senantiasa melakukan kebaikan agar Allah meridai setiap langkah yang ditempuh. Prinsip inilah yang tercermin kuat dalam perjalanan panjang karir H. La Jami, yang resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Parepare, Jumat, 28 November 2025.
Sebelum menjadi
ASN, jalan hidup H. La Jami dimulai dari profesi sederhana namun penuh
pengabdian. Ia tercatat mengabdi selama 8
tahun sebagai tenaga honorer di Perguruan DDI Taqwa Lakessi, sembari mengajar di Pondok Pesantren Al Badar
selama 5 tahun. Kecintaannya pada dunia pendidikan agama juga diwujudkan dengan
mengajar di TPA Attaqwa Lakessi selama
7 tahun, kemudian melanjutkan pengabdian di TPA Islamic Center sebagai guru sekaligus kepala TPA selama 12 tahun.
Baginya, mengajar
agama bukan hanya profesi, melainkan panggilan jiwa. Ia bercita-cita menjadi
guru agama namun takdir, menurutnya, memberi lebih dari yang ia harapkan.
Perjalanan
pengabdian itu mengantarkannya diterima sebagai CPNS Guru MI DDI Labukkang pada 1 Januari 2005. Delapan tahun
kemudian, amanahnya meningkat ketika ia dilantik sebagai Kepala MI DDI Labukkang (13 Juni
2013 - 30 Januari 2017).
Karirnya terus
menanjak. Pada 1 Februari 2017,
ia dipercaya menjadi Pengawas Madrasah
hingga 28 Februari 2022. Konsistensi, keikhlasan, dan prinsip ikhlas beramal
menjadi kekuatan yang selalu melekat pada dirinya.
Amanah berikutnya
datang pada 1 Maret 2022, ketika
ia dilantik sebagai Kepala Seksi
Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) dan menjabat hingga 23 Februari 2025.
Tidak berhenti di
situ, kepiawaiannya dalam membimbing para jemaah haji membuatnya kembali
dipercaya sebagai Kepala Seksi
Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) mulai 24 Februari hingga 27
November 2025.
Tanggal 28 November 2025 menjadi momentum
bersejarah. H. La Jami ditetapkan sebagai Kepala Kantor Kemenhaj Kota Parepare yang pertama, setelah
penyelenggaraan haji resmi berdiri sebagai institusi tersendiri terpisah dari
Kementerian Agama.
Mendapat amanah
besar ini, ia mengaku sangat bersyukur. “Saya sangat bersyukur. Dalam
perjalanan karir sekitar 20 tahun di Kementerian Agama, setiap amanah yang saya
terima selalu melalui rekomendasi pimpinan, tanpa saya mengurus apa pun.
Pelantikan sebagai Kepala Kantor Kemenhaj merupakan anugerah yang sangat besar.
Rasanya seperti mendapat keberkahan malam Lailatul Qadar,” ujarnya penuh haru.
Sebagai Kakan
Kemenhaj, ia bertekad memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji Kota
Parepare.
“Saya akan memberikan
pelayanan maksimal kepada seluruh jemaah, bukan hanya di kantor, tetapi juga
dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya, 1 Desember 2025.
Di balik
kesuksesannya, H. La Jami dikenal sebagai pribadi yang hangat dan menyayangi
keluarga. Ia menyebut keluarga sebagai sumber kekuatan, motivasi, dan inspirasi
dalam bekerja. Ia dikaruniai tiga putri yakni Uswatun Hasanah, Husnul Khatimah, dan Fatihatul Fuadiyah dari
istri tercinta Hj. Marwah yang
merupakan guru di SMA Negeri 1 Parepare.(Wn)


0 comments:
Posting Komentar