Bone, (Kemenag Parepare) - Kementerian Agama (Kemenag)
Kota Parepare berhasil meraih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada
kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80
Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan
di Kabupaten Bone.
Dalam ajang tersebut, para peserta yang merupakan
pasangan suami istri tersebut menampilkan kreasi yang inovatif dengan
kekompakan gerakan serta penghayatan mendalam terhadap nilai-nilai Tepuk
Sakinah.
Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari dewan juri
di tengah ketatnya persaingan antardaerah sehingga Parepare mampu menyisihkan
19 tim Kemenag Kabupaten/Kota se-Sulsel yang juga tidak kalah semangatnya dalam
penampilan mereka.
Capaian tersebut patut mendapat apresiasi, mengingat
persiapan dan latihan yang dilakukan relatif singkat yakni kurang dari dua pekan.
Disiplin dalam menjalani latihan serta kekompakan yang senantiasa terjalin
dengan baik sehingga Tim Tepuk Sakinah Kemenag Kota Parepare mampu menunjukkan
performa yang solid dan kompetitif di tingkat provinsi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H.
Irfan Daming, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi
ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh tim.
“Dengan waktu latihan yang kurang dari dua minggu,
capaian Juara Harapan 2 ini tentu patut diapresiasi. Ini menunjukkan semangat,
kekompakan, dan kreativitas jajaran Kemenag Parepare dalam menyemarakkan
Porseni HAB ke-80,” ujar Irfan Daming.
Sementara itu, salah seorang peserta, Abul Khaer
menyampaikan rasa syukur bisa bergabung dalam tim Tepuk Sakinah karena melalui kegiatan
ini para peserta dapat menyampaikan pesan sakinah mawaddah warahmah dalam
membina keluarga.
Baginya, juara yang
diperoleh oleh timnya adalah bonus. Namun kebersamaan, berani tampil adalah
sesuatu yang tidak kalah penting dan merupakan kebanggaan tentunya.
“Saya sebagai
peserta lomba Tepuk Sakinah yang diselenggarakan di Kabupaten Bone merasa
sangat bangga dan bersyukur dapat ambil bagian dalam kegiatan ini. Lomba Tepuk
Sakinah bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana edukatif untuk
menanamkan nilai-nilai keharmonisan, kebersamaan, dan keteladanan dalam
kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat,”jelasnya, Sabtu, 10 Januari 2026.
Ia berharap
kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai sarana
edukatif yang mudah dipahami masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kami
belajar mengekspresikan pesan sakinah, mawaddah, dan rahmah dengan cara yang
kreatif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh semua kalangan. Kami berharap
kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun
karakter generasi yang berakhlak, rukun, dan saling menghargai,”tandasnya.
Seperti pesan kakankemenag
kota parepare. Bahwa juara adalah bonus. Namun kebersamaan, berani tampil
adalah sesuatu yang tidak kalah penting dan merupakan kebanggaan tentunya
Terakhir, ia menyampaikan
harapan semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat dan menjadi inspirasi bagi
masyarakat luas.(Wn)